Top
Begin typing your search above and press return to search.

Jasa Raharja jamin korban kecelakaan beruntun di Tol Cipularang

Direktur Jasa Raharja Rivan Achmad Purwantono memastikan korban kecelakaan beruntun di Tol Cipularang Km 92 Jalur B (dari Bandung mengarah Jakarta) tepatnya Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta sebanyak 29 orang satu diantaranya meninggal dunia dan sudah teridentifikasi seluruhnya. 

Jasa Raharja jamin korban kecelakaan beruntun di Tol Cipularang
X
Sumber foto: Tita Sopandi/elshinta.com.

Elshinta.com - Direktur Jasa Raharja Rivan Achmad Purwantono memastikan korban kecelakaan beruntun di Tol Cipularang Km 92 Jalur B (dari Bandung mengarah Jakarta) tepatnya Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta sebanyak 29 orang satu diantaranya meninggal dunia dan sudah teridentifikasi seluruhnya.

Rivan Acmad datang ke RS Abdul Radjak untuk melihat langsung seluruh korban yang masih menjalani perawatan di RS tersebut. Pihaknya ikut prihatin atas kecelakaan yang terjadi kemarin petang.

"Pagi ini sudah lengkap identifikasinya baik yang luka-luka maupun yang meninggal dunia.
Untuk yang mengalami luka-luka ada 28 orang 4 diantaranya luka berat dan masih dalam penanganan oprerasi. Memang yang menjadi prihatin pada kecelakaan ini ada 7 anak-anak.
Seperti juga yang meninggal dunia adalah anak-anak," kata Rivan seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Tita Sopandi, Selasa (12/11).

Menurut Rivan, ada 15 laki-laki dan 8 perampuan sudah teridentifikasi semua dan sejak semalam juga sudah ditangani dengan baik.

"Jadi semua dijamin oleh Jasa Raharja baik yang luka-luka maupun yang meninggal dunia, Mudah-mudahan ini pembelajaran buat kita semua bahwa ternyata satu kendaraan bisa berdampak kepada banyak korban," ujarnya.

"Kalau di lihat yang di luar 4 ini seharusnya tidak dalam waktu lama sudah bisa kembali ke rumah masing-masing dan tetap dalam perawatan jalan, terutama trauma, dan tadi juga ada korban yang anak kecil ini juga masih ada trauma," lanjut Rivan.

Rivan menambahkan, pada kecelakan ini juga ada sahabat dari TNI yang menjadi korban. Namun sudah dikonfirmasi kondisi kesehatannya maupun penanganannya.

Rivan berterimakasih kepada rumah sakit, Korlantas di mana Kakorlantas sudah datang dan juga seluruh petugas, termasuk media yang ikut menginformasikan peristiwa kecelakaan.

"Mudah-mudahan menjadi pembelajaran buat kita semua. Pentingnya pengemudi yang berkeselamatan, ketika hujan seperti kelihatan bahwa pengemudinya walaupun masih dalam identifikasi karena tidak berkeselamatan justru berdampak kepada korban-korban yang ada di masyarakat lain," kata Rivan.

Rivan menjelaskan, untuk sopir kontainer masih ada di ruang perawatan dan tengah dilakukan investigasi oleh kepolisian.

Rivan mengungkapkan, untuk korban luka-luka mendapat santunan maksimal Rp20 juta. Sementara untuk korban meninggal dunia Rp50 juta.

Sementara menurut Kadiv. Pelayanan Medis RS Abdul Radjak dr Eva Siti Haiva, secara keseluruhan update terbaru adalah dari total 29 korban, 8 diantaranya sudah dirujuk ke rumah sakit domisili karena sesuai permintaan dari keluarga masing-masing.

Eva, menjelaskan, untuk operasinya sendiri ini karena memang mayoritas benturan di kepala, kemudian ada luka terbuka di kepala juga. "Selanjutnya dilakukan observasi untuk kondisi luka setelah dilakukan operasi," tandasnya.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire