Top
Begin typing your search above and press return to search.

Pemerintah prioritaskan penyaluran kebutuhan pengungsi Lewotobi

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno menyampaikan bahwa pemerintah memprioritaskan penanganan dan penyaluran kebutuhan pengungsi korban bencana erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pemerintah prioritaskan penyaluran kebutuhan pengungsi Lewotobi
X
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno menyampaikan bahwa pemerintah memprioritaskan penanganan dan penyaluran kebutuhan pengungsi korban bencana erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Tadi kami rapat dipimpin oleh Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka. Dalam rapat kami membahas dua hal penting. Pertama, bagaimana pelayanan kepada pengungsi yang jumlahnya sekitar 12 ribu jiwa itu. Kemudian, bantuan yang disalurkan ke pengungsi, baik itu tenda, sanitasi, MCK (mandi, cuci, kakus), makanan, layanan kesehatan, termasuk kebutuhan khusus untuk bayi, ibu hamil, dan ibu menyusui," kata Pratikno di Jakarta, Selasa (12/11).

Pratikno mengatakan dalam Rapat Percepatan Penanggulangan Bencana Letusan Gunung Lewotobi Laki laki tersebut juga membahas langkah-langkah untuk peningkatan kualitas pelayanan terhadap pengungsi, termasuk upaya memindahkan pengungsi ke tempat yang lebih aman.

"Kita bicara mengenai peningkatan kualitas pelayanan terhadap pengungsi, termasuk kita memindahkan pengungsi dari tempat yang kurang aman ke tempat yang lebih aman," kata dia.​​​​​​​

Pratikno menambahkan Wapres Gibran juga menekankan penanganan pasca-bencana untuk rekonstruksi, rehabilitasi, dan relokasi yang akan dilakukan sesegera mungkin.

"Kedua, penanganan pasca-bencana untuk rekonstruksi dan rehabilitasi, termasuk relokasi. Kita tidak akan menunggu sampai erupsi selesai, segera bisa disiapkan, mana yang direlokasi, mana yang direnovasi, itu akan dilakukan seawal mungkin," katanya.

Dalam rapat tersebut, dihadiri para menteri Kabinet Merah Putih, termasuk Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman dan Menteri Keuangan.

"Kami bicara mengenai dua hal itu, dihadiri menteri-menteri terkait, termasuk Menteri Perumahan dan Menteri Keuangan, sehingga penanganan bencana ini bisa dilakukan sebaik-baiknya," katanya.

Berdasarkan data Basarnas, jumlah pengungsi korban erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki bertambah menjadi 12.200 orang per 11 November 2024. Belasan ribu pengungsi itu tersebar di beberapa wilayah.

Sumber : Antara

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire