BMPS Kota Bekasi sambut positif rencana Kemdikdasmen kembalikan Ujian Nasional
Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Bekasi menyambut positif rencana Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) untuk mengembalikan sistem Ujian Nasional (UN).

Elshinta.com - Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Bekasi menyambut positif rencana Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) untuk mengembalikan sistem Ujian Nasional (UN).
Ketua BMPS Kota Bekasi, Pudio Bayu, menilai UN sebagai tolak ukur penting bagi kemampuan akademik siswa, kualitas guru, dan kinerja sekolah secara keseluruhan.
"UN memberikan gambaran yang jelas terkait perkembangan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran," kata Bayu seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hamzah Aryanto, Rabu (13/11).
Ia menambahkan bahwa UN dapat menjadi motivasi bagi siswa untuk meningkatkan kemampuan, kualitas, dan produktivitas belajar mereka.
"Dengan adanya UN, diharapkan akan tercipta persaingan yang sehat dan objektif dalam mengukur kualitas siswa," paparnya.
Bayu juga menyoroti kekurangan Kurikulum Merdeka yang menurutnya kurang memberikan fokus dan prioritas belajar bagi siswa.
"Kurikulum Merdeka, tanpa adanya patokan UN, justru membebani siswa karena kurangnya arah dan prioritas mata pelajaran," jelasnya.
Tantangan ke depan, menurut Bayu, adalah bagaimana menyeimbangkan Kurikulum Merdeka dengan sistem UN jika nantinya diimplementasikan kembali.
Lebih lanjut, Bayu berharap pemulihan sistem UN dapat memberikan kebanggaan bagi sekolah dalam menunjukkan keunggulannya.
"Kembalinya UN akan menjadi tolak ukur yang jelas bagi sekolah untuk menunjukkan prestasi dan kualitas pendidikannya," tutup Bayu.