Top
Begin typing your search above and press return to search.

Kongres ke-4 PB FOBI, dihadiri 25 pengurus provinsi

Kongres ke-4 Pengurus Besar Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (PB FOBI) dihadiri 25 dari total 29 pengurus provinsi. Kongres ini juga, membahas agenda penting, pemilihan Ketua umum untuk periode 2024-2028.

Kongres ke-4 PB FOBI, dihadiri 25 pengurus provinsi
X
Kongres ke-4 Pengurus Besar Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (PB FOBI) dihadiri 25 dari total 29 pengurus provinsi. (foto: ist)

Elshinta.com - Jakarta - Kongres ke-4 Pengurus Besar Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (PB FOBI) dihadiri 25 dari total 29 pengurus provinsi. Kongres ini juga, membahas agenda penting, pemilihan Ketua umum untuk periode 2024-2028.

"Empat provinsi yang tidak hadir, tiga di antaranya Sulut, Palu, Gorontalo," ujar Ketua Umum FOBI Edy Kusuma kepada wartawan di Jakarta, Minggu, (1/12/2024) di hotel Westin, Kuningan, Jakarta.

Edy menjelaskan, dalam anggaran dasar PB memang harus melakukan rakernas sebagai bentuk tanggung jawab organisasi.

"Jadi, kita laksanakan kewajiban dan ketentuan tanggung jawab dalam tugas empat tahun, sekaligus memilih ketua umum yang baru," ujar Edy.

Edy Kusuma, Ketua Umum petahana, menjadi calon terkuat dan diprediksi akan terpilih kembali secara aklamasi.

Ia mengungkapkan bahwa dirinya siap dicalonkan kembali, namun menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada peserta kongres.

“Tentu, sepenuhnya saya serahkan pada penilaian peserta,” ujar Edy usai pembukaan kongres yang mengangkat tema 'Menuju Prestasi Olahraga Barongsai yang Lebih Maju dan Profesional, Mengukir Prestasi Internasional'.

Dalam kesempatan tersebut, Edy juga menyampaikan optimisme besar terhadap perkembangan olahraga barongsai Indonesia.

Meski saat ini Indonesia masih tertinggal dibandingkan negara tetangga seperti Malaysia, Edy yakin barongsai Indonesia bisa mengejar ketertinggalan dengan dasar yang kuat dan pembinaan yang terus menerus.

Edy Kusuma, ketua umum petahana PB FOBI menjadi calon terkuat dan diprediksi akan terpilih kembali secara aklamasi.

“Potensi kita besar sekali, kita hanya perlu fokus dan belajar dari yang terbaik di dunia,” jelasnya.

Edy menambahkan, siapapun yang terpilih sebagai ketua umum pada kongres ini, salah satu tantangan utama adalah mengejar ketertinggalan dari negara lain.

“Dulu kita ketinggalan 30 tahun, sekarang saatnya mengejar ketertinggalan itu,” tegasnya.

Selain itu, Edy juga memaparkan ambisi PB FOBI untuk membawa barongsai ke kancah internasional, terutama di ajang bergengsi seperti SEA Games dan Asian Games.

Barongsai Indonesia telah diperlombakan di tingkat nasional melalui PON 2024 di Aceh-Sumut, dan kini saatnya untuk melangkah lebih jauh.

“Kita ingin lebih dari sekadar di dalam negeri. Barongsai Indonesia harus berkembang dan dipertandingkan di level internasional, termasuk SEA Games dan Asian Games,” tutur Edy.

Sebagai sebuah olahraga prestasi, menurut Edy, barongsai Indonesia masih mempunyai sejumlah ketertinggalan dibandingkan dengan negara-negara lain. Namun Edy optimistis Indonesia mampu mengejar ketertinggalan tersebut karena mempunyai sumber daya manusia (SDM) yang cukup potensial.

"Potensi kita itu besar sekali. Jadi kalau dibanding dengan negara tetangga, kita itu masih banyak kekurangan. Tapi, dulunya barongsai itu, cukup banyak dan kuat di budaya masyarakat," ujar Edy.

Ketua Umum Komite Olahraga Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari berharap kongres yang juga digunakan untuk memilih Ketua Umum FOBI kali ini mampu membawa organisasi ke arah yang jauh lebih baik.

Okto mengatakan akan sangat mendukung langkah FOBI dalam merumuskan dan menegosiasikan agar cabang barongsai masuk dalam SEA Games.

"Ada Ketua Umum Pak Edi, ada Pak Tony, ada Pak Sekjen, kalau kita kerja sama (mencalonkan barongsai masuk multicabang) ini bisa menjadi inisiatif yang dimulai dari Indonesia. Kita mulai dulu dari 11 negara Asia Tenggara, setelah itu baru ke 45 negara di Asia," tuntas Raja Sapta Oktohari. (Dd)

Sumber : Antara

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire