Mengenal stimulasi Oromotor (pijat mulut) untuk tingkatkan kemampuan makan anak
Oromotor mencakup koordinasi gerakan otot dalam rongga mulut, seperti rahang, gigi, lidah, langit-langit, bibir, dan pipi, yang merupakan dasar dari kemampuan makan dan berbicara.

Elshinta.com - Depok - Ditulis oleh Tim Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Universitas Indonesia,
Oromotor mencakup koordinasi gerakan otot dalam rongga mulut, seperti rahang, gigi, lidah, langit-langit, bibir, dan pipi, yang merupakan dasar dari kemampuan makan dan berbicara.
Ketua Tim Pengabdian Masyarakat Elsa Roselina dengan anggotanya dokter spesialis rehabilitasi medik Amien Suharti dan dokter spesialis gizi klinik Wahyu Ika Wardhani dan Pemberdayaan Masyarakat Universitas Indonesia memberikan edukasi gizi berbasis pangan lokal dan pemberian stimulasi oromotor beberapa waktu lalu bagi 60 orang kader Posyandu dan tim penggerak PKK di Kelurahan Tanah Baru, Depok.
"Stimulasi oromotor atau yang biasa dikenal pijat mulut merupakan tindakan khusus, bertujuan untuk memberikan stimulasi pada bayi atau anak yang membantu kontraksi otot-otot wajah dan mulut serta memberikan gerakan melawan tahanan untuk menghasilkan kekuatan,".
Gejala yang sering dialami oleh anak yang tidak mendapatkan stimulasi oromotor adalah anak menjadi picky eater.
"Hal ini disebabkan oleh lambatnya respons otot dalam menerima pesan dari otak terkait dengan pengolahan makanan. Ada pun beberapa tanda-tanda anak yang mengalami gangguan oromotor di antaranya; mengalami kesulitan menyusu atau menghisap ASI dan minuman, berlebihan mengeluarkan air liur, mengunyah makanan dalam waktu yang lama, mengalami kesulitan menelan, serta tidak pandai mengatur pergerakan di dalam mulutnya," paparnya.
Oleh karena itu diperlukan kegiatan stimulasi oromotor untuk mengembangkan dan meningkatkan kemampuan kontrol motorik oral, yang melibatkan gerakan-gerakan mulut, lidah, dan rahang sehingga kemampuan makan anak dapat berkembang sesuai usianya.
Cara melakukan Stimulasi Oromotor,
Pada pipi kanan dan kiri: Letakkan jari telunjuk di pipi dekat telinga. Tekan pipi dan lakukan gerakan memutar dari arah telinga ke sudut mulut seperti huruf C. Lakukan pada pipi kanan dan kiri. Diulang 3 kali pada masing-masing pipi dilakukan selama 2 menit.
Pada bibir atas dan bawah: Letakkan jari telunjuk pada salah satu sudut bibir. Lakukan penekanan. Gerakkan jari telunjuk memutar sepanjang bibir ke arah sudut bibir yang berlawanan. Lakukan hal yang sama pada arah sebaliknya. Lakukan pada bibir atas dan bawah.
Pada Tengah bibir atas dan bawah: Lakukan dengan jari telunjuk. Sentuh dengan kuat bagian tengah bibir atas, lalu sudut tepi bibir sisi kiri, lalu bagian tengah bibir bawah, lalu sudut tepi bibir sisi kanan. Diulang masing-masing 3 kali selama 2 menit.
Pada lidah dan langit-langit: Letakkan jari telunjuk dengan posisi kuku jari ke arah bawah pada pertengahan rongga mulut. Berikan tekanan pada langit-langit selama 3 detik. Putar jari telunjuk dengan posisi kuku di atas. Arahkan jari ke bawah, sentuh dan tekan pertengahan lidah dengan kuat. Kemudian gerakan jari dari arah depan ke belakang. Diulang 3 kali selama 2 menit.
Pada gusi atas dan bawah: Letakkan jari pada tengah gusi. Tekan gusi dan gerakkan ke arah belakang rongga mulut kemudian kembali ke posisi semula pada bagian tengah gusi. Ulangi pada sisi yang berlawanan. Lakukan hal ini pada gusi atas dan bawah. Diulang 3 kali selama 2 menit. (Dd)