Peserta Rakernas Peradi lepaskan puluhan tukik di Pantai Jimbaran
Peserta Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang berasal dari 190 cabang Persatuan Advokat Indonesia (Peradi) seluruh Indonesia membersihkan sampah di sekitar kawasan Pantai Jimbaran, Bali.

Elshinta.com - Peserta Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang berasal dari 190 cabang Persatuan Advokat Indonesia (Peradi) seluruh Indonesia membersihkan sampah di sekitar kawasan Pantai Jimbaran, Bali. Dalam kesempatan ini mereka juga melepas puluhan anak penyu atau biasa disebut dengan tukik secara simbolis dengan mengambil tema Peradi Peduli Pelepasan Tukik dan Bersih Bersih Pantai Save & Clean.
Sebelumnya selema dua hari para peserta menggelar agenda Rakernas Peradi yang berlangsung di Hotel Intercontinental, Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali. Acara tersebut juga turut dihadiri Yusril Ihza Mahendra selaku Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Sementara itu dalam acara pelepasan tukik yang berlangsung dibawah guyuran hujan tersebut dihadiri Otto Hasibuan selaku Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Peradi. Turut ikut mendampingi Jacob Hasibuan selaku Ketua Panitia Rakernas Peradi 2024 di Bali.
“Juga ada keputusan keputusan penting yang kita ambil dalam Rakernas (Peradi) serta aktivitas sosial seperti aksi kepedulian terhadap lingkungan ini," kata Otto Hasibuan di Bali, Minggu (8/12).
Sementara itu Otto Hasibuan yang juga menjabat sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Permasyarakatan dalam kesempatan ini menegaskan bahwa Kegiatan ini tak kalah pentingnya untuk menumbuhkan semangat cinta lingkungan da pentingnya keberlanjutan.
Menurutnya hal ini dilakukan sebagai simbol pergerakan agar semua masyarakat yang ada ikut menjaga dan melestarikan lingkungan, terkait penyu ada kesadaran untuk tidak mengkonsumsi penyu supaya alam lestari.
“Ini merupakan bagian dari kepedulian Peradi, tidak saja kita mengurus soal-soal hukum tapi kita juga ikut berkontribusi pada persoalan lain di masyarakat seperti kami juga menyalurkan bantuan untuk korban bencana alam semisal di Cianjur, Yogya, Padang dan yang lainnya," tegasnya.
“Oleh akrena itu kami melepaskan tukik di pantai dengan harapan mereka akan berkembang biak untuk bisa menjaga lingkungan dengan harapan masyarakat lain juga bisa melakukan hal sama dan sailing menginspirasi dalam hal pelestarian lingkungan," jelasnya.
“Saya berterimakasih kepada teman teman Peradi se Indonesia yang memberikan perhatian kepada lingkungan,” sambungnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Eko Sulestyono, Senin (9/12).
“Mudahan mudahan masyarakat ikut tergugah hatinya dengan apa yang kami lakukan Ini dan ikut bersama sama dengan kami melestarikan lingkungan yang saat ini khusus di Bali dan di manapun juga," pungkas Otto Hasibuan.