Top
Begin typing your search above and press return to search.

Pemkab Semarang pastikan bantuan kerusakan rumah pascabanjir Banyubiru

Banjir yang terjadi di Dusun Ngendo, Desa Ngrapah, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah akibat jebolnya tanggul Sungai Nglegong, Selasa (10/12/2024) malam menyebabkan sebanyak 72 kepala keluarga (KK)  terdampak banjir.

Pemkab Semarang pastikan bantuan kerusakan rumah pascabanjir Banyubiru
X
Sumber foto: Pranoto/elshinta.com.

Elshinta.com - Banjir yang terjadi di Dusun Ngendo, Desa Ngrapah, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah akibat jebolnya tanggul Sungai Nglegong, Selasa (10/12/2024) malam menyebabkan sebanyak 72 kepala keluarga (KK) terdampak banjir. Selain itu rumah warga juga mengalami kerusakan.

Terkait hal itu Bupati Semarang Ngesti Nugraha melakukan peninjauan langsung pasca banjir, Kamis (12/12/2024). Dia mengatakan, Pemkab Semarang bersama seluruh instansi terkait kebencanaan sudah melakukan penanganan pasca banjir.

"Sementara terkait kerusakan rumah warga akan dibantu Pemkab Semarang lewat dana pemerintah daerah," jelasnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Pranoto, Jumat (13/12).

Ngesti juga meminta warga di Dusun Ngendo tetap waspada mengingat curah hujan masih tinggi.

"Sedangkan tanggul darurat saat ini sudah dibangun untuk antisipasi jika terjadi banjir susulan," imbuhnya.

Tanggul Sungai Ngendon jebol pada Selasa malam sekitar pukul 18.30 WIB. Dalam peristiwa itu 2 orang warga sempat terseret arus namun hanya mengalami luka ringan, dan sempat mendapat perawatan pihak RSUD dr. Gunawan Mangunkusumo Ambarawa. Ada 7 KK yang mengungsi, karena ketinggian air merendam rumahnya di atas 50 cm.

Hingga Kamis (12/12) sore pembersihan rumah terdampak banjir masih dilakukan dengan dibantu tim gabungan.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire