Pemkab Langkat beri tali asih pada atlet peraih medali PON XXI
Pemerintah Kabupaten Langkat, Sumatera Utara menunjukkan komitmennya dalam memajukan dunia olahraga melalui pembukaan kegiatan bimbingan teknis (bimtek) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Langkat tahun 2024.

Elshinta.com - Pemerintah Kabupaten Langkat, Sumatera Utara menunjukkan komitmennya dalam memajukan dunia olahraga melalui pembukaan kegiatan bimbingan teknis (bimtek) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Langkat tahun 2024, bertempat di ruang pola Kantor Bupati Langkat, Kamis (12/12).
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, seperti Danramil 07 Stabat Kapten Inf. Supriadi yang mewakili Dandim 0203/LKT, Kapolsek Stabat AKP Sisbudianto yang mewakili Kapolres Langkat, Kepala Kantor Kemenag Langkat Ainul Aswad, Kepala BNNK Langkat AKBP S. Bangko, dan sejumlah pejabat lainnya, serta perwakilan pengurus cabang olahraga dan masyarakat yang peduli terhadap kemajuan olahraga di Langkat.
Ketua KONI Langkat, Syah Afandin, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Langkat atas dukungan yang terus diberikan. "Dukungan ini nyata, salah satunya melalui pemberian tali asih kepada para atlet berprestasi. Ini adalah bentuk penghormatan dari pemerintah kepada mereka yang telah mengharumkan nama Langkat," ujarnya.
Sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Kabupaten Langkat menyerahkan tali asih senilai Rp117.000.000 kepada atlet dan pelatih yang meraih medali di PON XXI Aceh-Sumut. Rinciannya dua atlet peraih medali emas menerima Rp10 juta/orang. Delapan atlet peraih medali perak menerima Rp7 juta/orang. Delapan atlet peraih medali perunggu menerima Rp4 juta/orang. Sementara itu tiga pelatih menerima Rp3 juta/orang.
Pj Bupati Langkat melalui Sekda Amril, menegaskan, bimtek ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan pembinaan olahraga di Langkat. "Pemerintah Kabupaten Langkat akan terus mendukung pengembangan olahraga melalui pembinaan atlet dan peningkatan sarana prasarana. Prestasi tidak bisa diraih secara instan, melainkan membutuhkan kerja keras, komitmen, dan kerjasama dari semua pihak," jelasnya.
Amril juga mengajak semua pihak untuk menjaga solidaritas dan terus memperkuat sinergi dalam memajukan olahraga di Langkat. "Mari bersama-sama kita harumkan nama Kabupaten Langkat di tingkat regional, nasional bahkan internasional," ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, M Salim, Jumat (13/12).
Kegiatan ini juga diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme dalam pengelolaan olahraga. Amril berpesan kepada peserta untuk mengikuti bimtek ini dengan sungguh-sungguh agar ilmu yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan optimal. "Semoga ilmu yang diberikan narasumber dapat membawa manfaat besar dan menjadi langkah awal untuk mewujudkan strategi pembinaan olahraga yang lebih efektif," pungkasnya.
Dengan terselenggaranya Bimtek ini, diharapkan dunia olahraga di Kabupaten Langkat semakin maju, berprestasi, dan menjadi kebanggaan masyarakat.