Top
Begin typing your search above and press return to search.

Kolaborasi Debz x Bagada di Spotlight: Cultural Fusion 2024

Desainer batik terkemuka, Debby Fauziyanto, menggelar karyanya dalam fashion show bergengsi Spotlight: Cultural Fusion 2024, di Jakarta Convention Center. Dalam acara yang digelar akhir pekan lalu tersebut, Debby dengan brand Debz, menggandeng Bagada, brand tas handmade local berkualitas yang didirikan Aida Salim.

Kolaborasi Debz x Bagada di Spotlight: Cultural Fusion 2024
X
Debby Fauziyanto dan Aida Salim usai fashion show di Spotlight: Cultural Fusion 2024 di JCC, Jumat (13/12/2024). Foto: Telni Rusmitantritantri

Elshinta.com - Desainer batik terkemuka, Debby Fauziyanto, menggelar karyanya dalam fashion show bergengsi Spotlight: Cultural Fusion 2024, di Jakarta Convention Center. Dalam acara yang digelar akhir pekan lalu tersebut, Debby dengan brand Debz, menggandeng Bagada, brand tas handmade local berkualitas yang didirikan Aida Salim.

Sejumlah peragawati muda memeragakan koleksi-koleksi Debz yang berbahan dasar batik. Dengan tajuk ‘Rhapsody’, Debz mengusung tema Androgini yang menggambarkan kombinasi elemen feminine dan maskulin dalam kemeja, blus dan setelan menarik dan segar.

“Tantangannya sih karena saya menggabungkan material semi wol dengan batik,” ungkap Debby, usai peragaan busana yang juga dihadiri sejumlah seleb dan pencinta mode. Debby yang lama menetap di Amerika Serikat, ini juga yang memiliki gerai di Bali. Dia menekankan lantaran kecintaannya pada kain batik, makanya dia menawarkan gaya berbatik-ria yang bisa dikenakan kalangan usia muda dengan koleksi-koleksinya.

“Saya juga ingin menembus pasar internasional. Mereka bisa hargai batik tapi dengan busana yang bisa masuk dalam segala usia, suasana acara. Dari pelanggan-pelanggan saya di Bali, mereka sangan mengapresiasi busana-busana karya saya yang berbahan batik,” kata Debby yang memiliki sejumlah store di Warung Made, Bali Collection, Central Grand Indonesia, Sarinah Thamrin hingga Westin Resort Nusa Dua Bali.

Sementara itu Bagada yang digerakkan Aida Salim dan anaknya, Shanon menawarkan tas-tas beragam model yang terinspirasi dari merek-merek tas internasional. “Kami membuatknay dari kulit sapi asli. Makanya, dalam setiap model dan warna bisa berbeda-beda jadinya, Tekstur kulit sapi asli begitu,” katanya. Bagada yang tampil kali menekankan tema ‘Everyday Travel Companion’, yang pas untuk menemani pemakainya beraktivitas setiap hari.

Penulis: Telni Rusmitantri

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire