UNS kukuhkan 29 Guru Besar dalam pekan pengukuhan, pertama dalam sejarah akademi
Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta akan menggelar pekan pengukuhan guru besar pertama sepanjang sejarah institusi tersebut.

Elshinta.com - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta akan menggelar pekan pengukuhan guru besar pertama sepanjang sejarah institusi tersebut. Sebanyak 29 guru besar baru akan dikukuhkan berturut-turut selama lima hari, mulai Senin (16/12) hingga Jumat (20/12) di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram UNS.
Saat dikonfirmasi, Minggu (15/12/2024), Sekretaris Senat Akademik UNS, Prof. Dr. Mohammad Jamin, S.H., M.Hum., menyampaikan bahwa momen ini menjadi tonggak penting bagi UNS.
“Lahirnya 29 guru besar baru sejalan dengan perkembangan keilmuan di UNS. Usia mereka yang semakin muda menunjukkan akselerasi luar biasa dari daya juang dan pengabdian mereka,” ujar Prof. Jamin seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Agung Santoso, Senin (16/12).
Guru besar baru ini berasal dari sembilan fakultas, dengan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) menyumbang jumlah terbanyak, yaitu sembilan guru besar. Fakultas lainnya meliputi FMIPA (4), FT (4), FEB (3), FP (3), FISIP (1), FH (1), FKOR (1), dan Fatisda (1).
Prof. Jamin berharap para guru besar baru dapat meningkatkan kontribusi mereka dalam tridarma perguruan tinggi melalui kolaborasi lintas disiplin ilmu untuk mendukung kualitas akademik dan pengabdian kepada masyarakat.
Pengukuhan ini menjadi bukti keberhasilan UNS dalam mencetak akademisi berkualitas dan mendukung pembangunan berkelanjutan (SDGs keempat) melalui peningkatan pendidikan bermutu.
Pada kesempatan itu, salah satu guru besa, Prof. Tri Mulyaningsih menyampaikan terkait pidato ilmiahnya. Dalam hal ini tentang Kerugian Ekonomi dan Desain Kebijakan untuk Meningkatkan Status Gizi Anak dan Remaja Profesor Tri Mulyaningsih. Ia juga menyampaikan tentang hal makanan bergizi terkait program pemerintah. Dalam hal penelitian, ia melihat respon gizi ini ada di usia pra remaja atau masih duduk di bangku SMP.