Pertamina jaga produksi migas di libur Nataru
Untuk menjaga kondusifitas, Pertamina memproduksi minyak dan gas bumi selama libur Natal dan Tahun Baru.

Elshinta.com - Untuk menjaga kondusifitas, Pertamina memproduksi minyak dan gas bumi selama libur Natal dan Tahun Baru.
Corporate Secretary Subholding Upstream Pertamina Hulu Energi, Arya Dwi Paramita mengatakan, produksi minyak bumi Pertamina bahkan mencapai lebih dari 60 persen, dan gas bumi lebih dari 30 persen dari total produksi nasional.
"25% dari total wilayah kerja kami di seluruh Indonesia berkontribusi sekitar 60% lebih untuk minyak bumi dan lebih dari 30% untuk gas bumi," kata Arya kepada Kontributor Elshinta, Hamzah Aryanto pada Kamis (18/12).
Ia menjelaskan, total produksi mencapai satu juta barel setara minyak per hari, terdiri dari lebih dari 550.000 barel minyak per hari dan 2,8 miliar kubik gas per hari.
"Tren produksi terus meningkat di beberapa lapangan di Sumatera, Jawa, dan Kalimantan," ungkapnya.
Untuk memastikan kelancaran operasional selama libur Nataru, Pertamina telah mempersiapkan tiga aspek utama, personil, infrastruktur, dan logistik.
"Kegiatan hulu migas eksplorasi dan produksi berjalan 24 jam, 7 hari seminggu. Teman-teman kami bertugas di pelosok negeri, hutan, dan laut," jelas Arya.
Pertamina juga menyiapkan tim respons darurat untuk mengantisipasi risiko tinggi. "Pemeriksaan kesehatan berkala dilakukan untuk memastikan kondisi prima para pekerja," paparnya.
Dukungan logistik juga telah diamankan, termasuk untuk kebutuhan pemboran. Distribusi minyak bumi dilakukan melalui jalur pipa dan laut, sedangkan gas bumi didistribusikan langsung ke pembeli melalui 112 titik.
"Dari sektor hulu, insya Allah ini bisa membantu memenuhi kebutuhan konsumen," pungkasnya.
Keberhasilan menjaga produksi migas di tengah libur Nataru menunjukkan komitmen Pertamina dalam memenuhi kebutuhan energi nasional.