Jumat, 15 Desember 2017

MEA dibuka, akuntan Indonesia terancam

Minggu, 06 Desember 2015 04:44

Ayo berbagi!

Ketika Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) diberlakukan tahun depan, persaingan pekerjaan semakin ketat. Akuntan Indonesia pun terancam. 

Guru Besar Akutansi dan Keuangan, University of Technology Sydney (UTS), Prof. Dr. David Bond mengatakan, saat ini jumlah akuntan di Indonesia masih sangat sedikit.

Kekurangan akuntan profesional di tanah air ini menjadi ancaman serius. Terlebih ketika MEA dibuka tahun depan.

“Saat ini, Indonesia mulai dibanjiri akuntan profesional asal Singapura dan Filipina,” katanya di Jakarta, baru-baru ini.

Prof. Bond mengingatkan pentingnya sertifikasi akuntan Indonesia agar dapat bersaing di negaranya sendiri dan di ASEAN.

Baca selengkapnya di Pinkkorset

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-DeN

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar