Top
Begin typing your search above and press return to search.

Hari ini dimulai makan bergizi gratis, menyasar 3 juta penerima

Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk anak sekolah akan dimulai Senin (6/1/2025) secara serentak di 190 titik tersebar di 26 propinsi, diantaranya Aceh, Sumbar Kep Riau, Banten, Jabar, Jakarta, Jateng, DIY, Gorontalo, Sulawesi Tenggara, Sulut, Kalimantan Utara, Papua dll. Program unggulan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka akan menyasar 3 juta penerima manfaat dari pelajar TK-SMA, santri di Pondok Pesantren, Ibu hamil dan ibu menyusui yang jumlah akan terus ditingkatkan baik penerima dan jumlah titik dapur makan bergizi gratis.

Hari ini dimulai makan bergizi gratis, menyasar 3 juta penerima
X
Uji coba Makan Bergizi Gratis para siswa siswi SD di Lereng Merapi, Kab. Boyolali Jawa Tengah. Senin 16/12/2024 (Foto : Radio Elshinta Sarwoto)

Elshinta.com - Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk anak sekolah dimulai Senin (6/1/2025) secara serentak di 190 titik tersebar di 26 propinsi, diantaranya Aceh, Sumbar Kep Riau, Banten, Jabar, Jakarta, Jateng, DIY, Gorontalo, Sulawesi Tenggara, Sulut, Kalimantan Utara, Papua dll. Program unggulan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka akan menyasar 3 juta penerima manfaat dari pelajar TK-SMA, santri di Pondok Pesantren, Ibu hamil dan ibu menyusui yang jumlah akan terus ditingkatkan baik penerima dan jumlah titik dapur makan bergizi gratis.

Juru Bicara Kantor Komunikasi Presiden Prita Laura mengatakan seluruh mitra, dapur makan bergizi gratis sudah menyatakan kesiapannya untuk melaksanakan Program Makan Bergizi Gratis pada hari Senin (6/1).

"Seluruh mitra sudah siap melaksanakan program di 190 titik dan secara bertahap akan ditambah. Ditargetkan pada bulan Juli 2025 sudah ada 5 ribu titik dapur makan bergizi gratis," jelas Prita Laura dalam wawancara di Radio Elshinta MInggu (5/1/2025).

Prita menambahkan penerima manfaat makan bergizi gratis tidak hanya anak sekolah dari TK/Paud, SD hingga SMA dan santri Pondok Pesantren namun juga ibu hamil dan ibu menyusui.

"Salah satu tujuan program ini membangun Sumber Daya Manusia yang berkualitas, yang dimulai ketika masa kandungan dan menyusui yaitu mencegah stunting," ungkap Prita.

Prita menjelaskan Program MBG dengan harga Rp 10 ribu per porsi dinilai mencukupi untuk kebutuhan gizi dari menu yang disajikan, seperti ada telur, sayur, susu dan buah. Namun nominal Rp 10 ribu bisa berbeda untuk daerah yang memang membutuhkan biaya lebih karena infrastruktur jalan dll.

"Makanan bergizi akan diberikan gratis 1 kali setiap hari dan menjamin tidak ada pihak-pihak yang menyalahgunakan Program MBG dengan melakukan pungutan," tegas Prita.

Prita Laura mengatakan pemerintah membuka kesempatan kepada mitra, UMKM lokal untuk terlibat dalam Program MBG, misal memasok kebutuhan sayur, buah dll. Program MGB diharapkan bisa menggerakan pertumbuhan ekonomi Nasional. Prita mengungkapkan tahun pertama program MBG diperkirakan bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi sebesar 0,86 persen.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire