Top
Begin typing your search above and press return to search.

Warga dan petugas PT PLN Secanggang resah soal isu buaya di perairan Jaring Halus

Petugas PT PLN (Persero) yang bertugas untuk menjaga keandalan pasokan kelistrikan di wilayah kerja kantor jaga Secanggang dan Jaring Halus resah dengan adanya isu munculnya buaya di perairan laut.

Warga dan petugas PT PLN Secanggang resah soal isu buaya di perairan Jaring Halus
X
Sumber foto: M Salim/elshinta.com.

Elshinta.com - Petugas PT PLN (Persero) yang bertugas untuk menjaga keandalan pasokan kelistrikan di wilayah kerja kantor jaga Secanggang dan Jaring Halus resah dengan adanya isu munculnya buaya di perairan laut menuju Desa Jaring Halus Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Senin (6/1).

Manajer Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Binjai PT PLN (Persero) Darwin Simanjuntak mengatakan, untuk menjaga keselamatan petugas dalam kegiatan pemeliharaan jaringan listrik serta penanganan gangguan menuju Desa Jaring Halus,r Kecamatan Secanggang. Pihaknya bersurat kepada Pemerintah Kabupaten Langkat meminta untuk melakukan pengamanan terhadap buaya yang di duga berkeliaran di perairan Jaring Halus.

Untuk mengantisipasi keselamatan masyarakat yang lalu lalang di lokasi tersebut. Kemudian Keselamatan petugas PLN terancam karena binatang buas (buaya) berkeliaran di perairan Jaring Halus. Hal ini tentunya akan menghambat pekerjaan pemeliharaan jaringan PLN, yang berdampak suplai listrik ke Desa Jaring Halus akan terganggu karena petugas tidak aman untuk melakukan perbaikan gangguan.

Hal senada juga disampaikan oleh
Team Leader Teknik PLN ULP Stabat, Eka Ferdian S dimana dia menyebutkan petugas jaga juga resah meskipun belum pernah melihat langsung buaya tersebut. Jelas khawatir dengan keselamatan diri mereka dalam menjalankan tugas pemeliharaan jaringan di perairan arah Jaring Halus.

"Hari ini PT PLN UP3 Binjai bersurat kepada Pemkab Langkat dan BBKSDA Sumut, camat dan Kepala Desa Jaring Halus, dengan harapan agar instansi terkait bisa memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat," terang Eka Ferdian seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, M Salim, Selasa (7/1).

Sementara itu Kepala Seksi Konservasi Wilayah II Stabat Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara, Bobby Nopandri mengatakan, pihaknya siap membantu penanganan buaya yang dimaksud meski untuk urusan satwa kini sudah tidak lagi menjadi kewenangan mereka.

"Meski demikian kami siap membantu Pemkab Langkat dan instansi terkait dalam penanganan satwa tersebut karena itu berdampingan dengan hutan mangrove kawasan Suaka Margasatwa Karang Gading Langkat Timur Laut, kami siap membantu penanganan buaya tersebut," kata Bobby.

Kepala Desa Jaring Halus, Usman menyatakan, masyarakat mulai resah dengan dugaan munculnya buaya muara di perairan Desa Jaring Halus, Kecamatan Secanggang. Sebelum menimbulkan korban, Pemerintah Desa Jaring Halus, berharap kepada pihak yang berwenang untuk segera melakukan penanganan.

"Sebulan belakangan masyarakat Desa Jaring Halus dan masyarakat Kecamatan Secanggang di hebohkan dengan munculnya buaya muara di perairan menuju wilayah Desa Jaring Halus, Kecamatan Secanggang, kalau tidak segera ditangani takutnya memakan korban," kata Usman

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire