Top
Begin typing your search above and press return to search.

Mayat di saluran irigasi Desa Dalangan, Sukoharjo korban lakalantas

Hasil otopsi jenazah mengambang di saluran irigasi Desa Dalangan, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah pada akhir tahun 2024 lalu adalah korban kecelakaan lalu lintas.

Mayat di saluran irigasi Desa Dalangan, Sukoharjo korban lakalantas
X
Sumber foto: Deni Suryanti/elshinta.com.

Elshinta.com - Hasil otopsi jenazah mengambang di saluran irigasi Desa Dalangan, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah pada akhir tahun 2024 lalu adalah korban kecelakaan lalu lintas. Luka-luka pada tubuh korban merupakan luka diduga karena kecelakaan, namun demikian polisi masih melakukan pengembangan dan penyelidikan soal kecelakaan hingga korban berada di saluran irigasi.

Kasatreskrim Polres Sukoharjo, AKP Zainudin mengatakan, hasil otopsi dari RSUD Ir Soekarno Sukoharjo sudah keluar dengan diagnosa korban kecelakaan lalu lintas. Terdapat luka di beberapa bagian tubuh korban, tetapi luka traumatik lainnya seperti bekas penganiayaan maupun senjata tajam dari tubuh korban.

Namun demikian, lanjutnya, polisi belum bisa menyimpulkan penyebab kematian korban dan kronologi sampai korban bisa berada di saluran air. Tetapi memang saluran irigasi tersebit berada di pinggir jalan utama Kecamatan Tawangsari.

"Masih penyelidikan dan pengembangan," katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Deni Suryanti, Selasa (7/1).

AKP Zainuidin menambahkan, Polsek Tawangsari melaporkan ada sekitar tiga orang menyerahkan diri dihari yang sama saat jenazah ditemukan. Mereka mengaku sebagai teman-teman dari korban. Polisi menerima laporan dan memeriksa ketiga pemuda tersebut. Keterangan tiga teman korban ini akan melengkapi penyelidikan polisi soal penyebab kematian korban.

Menurut Kasatreskrim, jenazah di saluran irigasi diotopsi atas permintaan keluarga. Hasil otopsi sudah langsung disampaikan bahwa luka-luka pada korban adalan kecelakaan lalu lintas.

Sebelumnya, warga dikejutkan dengan temuan mayat mengapun dalam kondisi telungkup di saluran irigasi Desa Dalangan pada Senin (30/12/2024) lalu. Belakangan jasad tersebut diakui keluarga sebagai anaknya berinisial RAS (18), warga Desa Klenis Desa Banmati, Tawangsari. RAS meninggalkan rumah dijemput temannya pada Minggu (29/12/2025) dini hari kemudian ditemukan meninggal pada keesokan harinya.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire