Pelaksanaan MBG untuk anak-anak di Kabupaten Jayapura tunggu juknis pusat
Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kabupaten Jayapura belum berjalan.

Elshinta.com - Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kabupaten Jayapura belum berjalan. Penjabat Bupati Jayapura, Semuel Siriwa mengatakan, program ini baru diujicobakan di beberapa sekolah di Kabupaten Jayapura, khususnya untuk jenjang Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD).
Uji coba tersebut dilakukan di empat sekolah yaitu SD Dobonsolo Sentani, SD Kemiri Sentani, SD Angkasa Lanud Silas Papare dan TK Angkasa Lanud Silas Papare.
“Untuk pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis saya baru dapat petunjuk teknis dari pusat, dan dalam petunjuk teknis dari pusat ini hampir seluruhnya sumber pembiayaan dari pusat. Kami dari Kabupaten Jayapura masih menunggu petunjuk lebih lanjut terkait terkait dengan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis ini,” kata Pj Bupati Semuel Siriwa, Kamis (9/1).
Ia menjelaskan, pihaknya telah menyikapi program ini dengan baik sambil menunggu petunjuk dari pusat sehingga bisa segera dilaksanakan di Kabupaten Jayapura sebagaimana beberapa waktu lalu Provinsi Papua menunjuk Kabupaten Jayapura sebagai pilot project pemberian Makan Bergizi Gratis bagi anak-anak di Papua.
“Sampai sekarang kita belum bisa menerapkan Makan Bergizi Gratis ini di Kabupaten Jayapura karena belum ada petunjuk teknis dari pusat. Kita belum mendatapkan petunjuk seperti apa?, kita tidak bisa mengambil langkah lebih awal kalau kita belum diberikan petunjuk. Program ini akan dikoordinir oleh badan gizi nasional,” paparnya.
Lanjut dia, dalam juknis yang ada seluruh pembiayaan Makan Bergizi Gratis semuanya dari pusat, tetapi mana yang dibiaya pusat pihaknya belum bisa mengetahuinya, apakah mencakup semua anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui dan balita, ini belum ada petunjuk khususnya.
“Kita berharap secepatnya bisa diterapkan ya. Kalau kita baca petujuk juknis yang ada ketua tim pun dari pusat yang nanti di tempatkan di setiap kabupaten,” tandasnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Aman Hasibuan.