Rabu, 18 Juli 2018 | 03:35 WIB

Daftar | Login

Macro Ad

/

Jalur pejalan kaki khusus untuk jalan cepat

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
lustrasi: Shutterstock/inhabitat.com
lustrasi: Shutterstock/inhabitat.com
<p>Di banyak negara maju, jalur pejalan kaki adalah hal yang biasa. Tak jarang, di waktu sibuk, orang-orang berjalan kaki dengan tergesa. Kebutuhan warga untuk berjalan kaki dengan cepat sering beradu dengan para turis yang berjalan kaki santai. Hal tersebut banyak terjadi di kota-kota besar yaang menjadi destinasi favorit para wisatawan.</p><p>Salah satu contoh solusinya adalah membuat jalur pejalan kaki yang terpisah antara warga yang berjalan kaki cepat dengan mereka yang berjalan kaki santai. Jalur “khusus” ini ada di kota Liverpool. Kota kelahiran band legendaris The Beatles ini menjadi kota pertama yang menerapkan&nbsp;“jalur cepat” untuk pejalan kaki&nbsp;di kotanya.</p><p>Sebelumnya, toko ritel Argos telah mendanai studi yang mengungkapkan bahwa 47 persen penduduk kota menyatakan bahwa para pejalan kaki yang berjalan pelan di pusat-pusat pertokoan yang sibuk sebagai musuh utama mereka. Sebagai jawabannya, Argos menjalankan eksperimen selama seminggu penuh dengan membuat sebuah jalur cepat untuk pejalan kaki tepat di luar toko mereka yang paling sibuk.</p><p>Baca <a href="http://www.greeners.co/ide-inovasi/jalur-pejalan-kaki-khusus-untuk-jalan-cepat/" rel="nofollow">selengkapnya </a>di Greeners</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 17 Juli 2018 - 21:54 WIB

Jaksa Agung bantah dampingi pembangunan PLTU Riau

Pemilihan Presiden 2019 | 17 Juli 2018 - 21:49 WIB

Prabowo: Masih penjajakan soal koalisi dengan Demokrat

Aktual Dalam Negeri | 17 Juli 2018 - 21:39 WIB

8 calon jamaah Haji asal Purwakarta gagal berangkat

Ekonomi | 17 Juli 2018 - 21:22 WIB

Penerimaan pajak tumbuh 14,3 persen

Aktual Dalam Negeri | 17 Juli 2018 - 21:12 WIB

Dinas PP&PA Kabupaten Jayapura gelar sosialisasi pengarusutamaan gender

Ekonomi | 17 Juli 2018 - 20:57 WIB

India minta Indonesia turunkan tarif impor gula

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com