Top
Begin typing your search above and press return to search.

Ombak besar di Laut Jawa, pelayaran kapal ke Karimunjawa dihentikan sementara

Ombak besar disertai angin kencang melanda wilayah perairan laut Jawa. Hal ini berimbas terhadap penyebangan kapal dari Dermaga Jepara ke Kepulauan Karimunjawa.

Ombak besar di Laut Jawa, pelayaran kapal ke Karimunjawa dihentikan sementara
X
Sumber foto: Sutini/elshinta.com

Elshinta.com - Ombak besar disertai angin kencang melanda wilayah perairan laut Jawa. Hal ini berimbas terhadap penyebangan kapal dari Dermaga Jepara ke Kepulauan Karimunjawa yang akhirnya dihentikan sementara.

Pihak ASDP mengeluarkan peringatan cuaca ekstrim dan keselamatan pelayaran. Sehingga jadwal keberangkatan kapal mengalami penundaan, seperti KMP Siginjai yang ditunda keberangkatan sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Pengumuman tersebut berlaku dari tanggal 8 Januari 2025 kemarin sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

Salah satu pekerja pariwisata warga Karimunjawa, Tomi saat dikonfirmasi mengatakan pada saat musim "baratan" karena ombak tinggi dan angin kencang, aktivitas pariwisata di Kepulauan Karimunjawa terkena imbas.

"Pada saat musim seperti ini kami warga di Kepulauan sudah melakukan antisipasi dengan cara menyetok bahan-bahan pokok dari Jepara sehingga tidak kekurangan", katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Kamis (9/1).

Ia menceritakan saat ini di Karimunjawa masih ada wisatawan baik itu lokal maupun mancanegara meski jumlahnya tidak terlalu banyak. "Kami masih melayani para wisatawan yang masih "stay" di Karimunjawa sehingga masih ada pemasukan. Selain juga, kami masih bisa mengirim ikan khas Kepulauan Karimunjawa ke wilayah Jepara yang dititipkan ke nelayan yang melaut", ujar pengusaha homestay ini.

Sementara itu, pihak BPBD Kabupaten Jepara bersama dengan Basarnas melakukan pertolongan terhadap kapal nelayan yang mati mesin ditengah laut. Dimana kejadian Rabu (8/1) sempat membuat para petugas kesulitan karena terjangan ombak yang tinggi dan angin yang kencang.

Salah satu petugas BPBD Kabupaten Jepara Zaenuddin mengatakan dibutuhkan nyali yang besar untuk membantu nelayan yang kapalnya mati mesin ditengah laut namun dengan kegigihan tim gabungan sehingga kapal beserta nelayan bisa dievakuasi.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire