Anggrek Flame of Irian, membara di hutan Papua
Senin, 00 0000 - 00:00 WIB | Penulis : Devi Novitasari | Editor : Administrator
<p>Hasil survey Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) di tahun 2005 menemukan ada 2.770 jenis anggrek hidup di Pulau Papua. Anggrek&nbsp;Flame of Irian&nbsp;(Mucuna Novaeguinea) merupakan salah satu flora endemik yang ada di Pulau Papua, Indonesia. Jenis flora yang satu ini sering disebut juga dengan kuku macan.</p><p>Flame of Irian&nbsp;tumbuh optimal pada hutan dataran rendah dengan suhu panas berkisar 30-35 derajat Celsius dan memiliki masa berbunga 3-5 kali dalam sebulan. Ukuran anggrek jenis ini dapat mencapai 40-60 cm dan tumbuh merambat dengan tinggi hingga 5 meter.</p><p>Anggrek&nbsp;flame of Irian&nbsp;memiliki bunga yang berkelompok dan menjuntai. Kerapatan daun tanaman ini membuatnya cocok digunakan sebagai penutup pergola yang dapat melindungi dari panas matahari namun tetap bisa dimasuki air saat hujan.</p><p><img src="http://i1.wp.com/www.greeners.co/wp-content/uploads/2015/07/Flora_Anggrek_Flame_of_Papua_Membara_di_Hutan_Papua_02.jpg?resize=515%2C195" alt="Anggrek Flame of Irian (Mucuna Novaeguinea). Foto: http://kidnesia.com" width="515" height="195" class="fr-dii fr-fin"></p><p>Salah satu yang mencolok dari anggrek&nbsp;flame of Irian&nbsp;adalah warna merah merona dan hitam sebagai ciri khasnya. Selain itu, puluhan kuntum bunga yang bergerombol dan bertingkat sekilas menjadikan anggrek&nbsp;flame of Irian&nbsp;seperti api yang membara di antara pepohonan.</p><p>Baca <a href="http://www.greeners.co/flora-fauna/anggrek-flame-of-irian-membara-di-hutan-papua/" rel="nofollow">selengkapnya </a>di Greeners</p>
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Rabu, 02 Desember 2015 - 07:00 WIB
<p>Pakar cuaca dari Universitas Andalas Padang, Sumatera Barat, Dr Techn Marzuki mengingatkan ...
Selasa, 17 November 2015 - 02:00 WIB
<p style="color: rgb(38, 40, 42); font-family: &quot;Helvetica Neue&quot;, Helvetica...
Sabtu, 10 Oktober 2015 - 06:40 WIB
<p>Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara mengatakan, pemerintah tidak ak...
Minggu, 04 Oktober 2015 - 07:00 WIB
<p>Teknologi diharapkan bisa membalikkan sejumlah kerusakan pada planet akibat industrialisasi...
Kamis, 01 Oktober 2015 - 01:00 WIB
<p>Penyidik Polda Metro Jaya bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) ber...
Rabu, 29 Juli 2015 - 02:40 WIB
<p>Facebook memperketat upaya mereka memerangi propaganda dan berita bohong, kali ini melalui ...
Senin, 27 Juli 2015 - 22:40 WIB
<p>Tim astronom dari Laboratorium Fisika Terapan Universitas Johns Hopkins menemukan deposit ...
Minggu, 19 Juli 2015 - 01:00 WIB
<p>Google Pixel 2 dan 2 XL, yang baru saja diluncurkan, menjadi dua ponsel pertama yang menggu...
Selasa, 12 Mei 2015 - 20:20 WIB
<p>CEO Merah Cipta Media Group yang juga Chairman Social Media Week &nbsp;(SMW) Jakarta, &...
Rabu, 18 Februari 2015 - 07:16 WIB
Pengaruh adopsi teknologi atas kehidupan masyarakat berdampak dengan sangat cepat dan masif. Hingga ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)