Minggu, 22 Juli 2018 | 10:18 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

Jamur Tudung Pengantin, kecantikan alam yang mulai langka

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
<p>Jamur termasuk ke dalam golongan fungi, tidak memiliki zat hijau daun sehingga bersifat heterotrof yaitu organisme hidup yang tidak memiliki kapasitas untuk memproduksi makanan sendiri. Salah satu ciri khas heterotrof adalah hidup pada hancuran tumbuhan yang sudah berupa humus. Jumlah jenis jamur di dunia sangat banyak. Di Indonesia, beberapa jenis jamur sudah dimanfaatkan, misalnya jamur merang, jamur kuping dan sebagainya. Namun, Salah satu jamur yang unik dan mulai langka adalah jamur tudung pengantin.</p><p>Jamur tudung pengantin (Phallus indusiatus) atau The Bridal Veil Mushroom berbeda dengan jamur pada umumnya. Jamur ini memiliki jaring-jaring halus sehingga bentuknya menyerupai tudung pengantin mempelai wanita yang sedang duduk termenung di pelaminan. Sejauh ini jaring-jaring halus yang ditemukan memiliki variasi warna, yaitu warna putih dan oranye.</p><p>Tudung pengantin adalah bagian dari tubuh jamur yang tumbuh pada saat jamur sudah berusia matang. Jaring ini tumbuh dari bagian atas kepala jamur dan akan terus bertambah panjang. Semakin ke bawah, lubang pada jaring akan semakin kecil. Panjang tudung atau jaringnya dapat mencapai 12 cm, sedangkan jamurnya sendiri tingginya mencapai 20 cm. Waktu hidup jamur yang mulai langka ini cukup singkat, yaitu hanya sampai 30 hari.</p><p>Baca <a href="http://www.greeners.co/flora-fauna/jamur-tudung-pengantin-kecantikan-alam-yang-mulai-langka/" rel="nofollow">selengkapnya </a>di Greeners</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kecelakaan | 22 Juli 2018 - 09:58 WIB

Petugas butuh 12 jam untuk evakuasi truk solar

Aktual Dalam Negeri | 22 Juli 2018 - 09:45 WIB

JCH lansia jadi prioritas utama haji di Tanah Suci

Aktual Dalam Negeri | 22 Juli 2018 - 09:33 WIB

Dirjen PAS: Kejadian di Sukamiskin masalah serius

Ekonomi | 22 Juli 2018 - 09:16 WIB

Harga telur di Sidoarjo kembali normal

Aktual Dalam Negeri | 22 Juli 2018 - 08:52 WIB

Tiga calhaj embarkasi Jakarta tertunda keberangkatannya

Aktual Dalam Negeri | 22 Juli 2018 - 08:34 WIB

Puskes Haji: Tangani jamaah pingsan dengan tenang

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com