Rabu, 20 Juni 2018 | 03:22 WIB

Daftar | Login

Banner Lebaran Banner Lebaran
Top header banner

/

Bidadari yang terasing dari Halmahera

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Bidadari Halmahera (Semioptera wallacii). Foto: greeners.co/Ady Kristanto
Bidadari Halmahera (Semioptera wallacii). Foto: greeners.co/Ady Kristanto
<p>Bidadari Halmahera, dalam bahasa latin dikenal dengan nama&nbsp;Semioptera wallacii. Nama dibelakangnya merupakan penghargaan dari Museum Inggris kepada Alfred Russel Wallace, seorang naturalis asal Inggris yang mengarang buku&nbsp;The Malay Archipelago&nbsp;dan orang Eropa pertama yang menemukan burung ini pada tahun 1858 di pulau Bacan. Dalam bahasa Inggris, burung ini dikenal dengan nama “standardwing” dan masyarakat setempat menyebutnya burung “weka-weka”.</p><p>Burung yang termasuk dalam famili Paradisaeidae ini masih berkerabat dengan burung cendrawasih yang berada di Papua dan pulau-pulau sekitarnya. Namun keberadaannya jauh dan terasing dari saudara-saudara sepupunya. Bidadari Halmahera merupakan jenis burung endemik atau hanya terdapat di Provinsi Maluku Utara, meliputi pulau Halmahera, pulau Bacan dan pulau Obi.</p><p>Baca <a href="http://www.greeners.co/flora-fauna/bidadari-yang-terasing-dari-halmahera/" rel="nofollow">selengkapnya </a>di Greeners</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aplikasi | 19 Juni 2018 - 20:52 WIB

Instagram akan hadirkan fitur pelacak aktivitas

Aplikasi | 19 Juni 2018 - 20:39 WIB

YouTube Music dan YouTube premium telah resmi dirilis

Megapolitan | 19 Juni 2018 - 20:28 WIB

Jokowi berikan jaket olahraga ke pengunjung KRB

Aktual Dalam Negeri | 19 Juni 2018 - 19:48 WIB

Sistem buka-tutup diberlakukan di Jalur Nagreg

Arestasi | 19 Juni 2018 - 19:37 WIB

Polres Sukabumi tangkap tiga pelaku pembunuhan

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com