Top
Begin typing your search above and press return to search.

Pentingnya kolaborasi antar lembaga atasi isu perempuan-anak

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Menteri PPPA), Arifah Fauzi menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antar kementerian/lembaga dalam mengatasi isu-isu perempuan dan anak.

Pentingnya kolaborasi antar lembaga atasi isu perempuan-anak
X
Mensos Saifullah Yusuf, Menteri PPPA Arifatul C Fauzi dan Wamen PPPA, Veronica Tan. Foto : Humas Kementerian PPPA

Elshinta.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Menteri PPPA), Arifah Fauzi menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antar kementerian/lembaga dalam mengatasi isu-isu perempuan dan anak.

“Kami akan melakukan kerja bersama untuk memetakan kondisi di lapangan, khususnya yang terkait dengan perempuan dan anak untuk kita selesaikan bersama-sama,” ujar Menteri PPPA dalam rilis yang disampaikan kepada media, Selasa (14/1/2025).

Menteri PPPA menjelaskan pihaknya membangun sinergi, kolaborasi, dan kerjasama dengan Kementerian Sosial. Karena banyak hal, program, dan kebijakan dari Kementerian Sosial yang beririsan dengan program Kemen PPPA. Untuk itu, pihaknya akan membentuk tim dan mekanisme kerja bersama dalam menyelesaikan permasalahan sosial yang menyangkut perempuan dan anak.

Menteri PPPA menyampaikan tiga program prioritas Kemen PPPA, yakni Ruang Bersama Indonesia (RBI), Perluasan Fungsi Call Center SAPA 129, dan Satu Data Perempuan dan Anak Berbasis Desa.

Ruang Bersama Indonesia (RBI) dirancang sebagai wadah kolaborasi antar-kementerian berbasis desa. Program ini melanjutkan inisiatif desa/kelurahan ramah perempuan dan anak, dengan fokus pada penurunan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Kami berharap Kementerian Sosial melalui program-programnya dapat bersinergi di dalam Ruang Bersama Indonesia,” ujar Menteri PPPA.

Sementara itu, Wakil Menteri PPPA, Veronica Tan menitikberatkan pada pentingnya dukungan pasca penanganan untuk korban kekerasan.

“Saat ini Kemensos memiliki rumah aman yang memberikan layanan perlindungan bagi korban kekerasan. Kami berharap setelah mereka keluar dari rumah aman, layanan-layanan dari program Kemensos dapat terus mendukung pemberdayaan korban agar mereka dapat bangkit dan mandiri. Sinergi ini sangat penting untuk menciptakan keberlanjutan perlindungan,” ujar Veronica.

Wamen PPPA juga menyampaikan pihaknya ingin memastikan perempuan dan anak di Indonesia mendapatkan perlindungan yang utuh, mulai dari pencegahan hingga penanganan kasus. Kolaborasi ini adalah langkah strategis untuk menciptakan mekanisme yang efektif dan berdampak nyata.

Penulis: Sri Lestari/Ter

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire