Peringatan Hari Desa, Pj Bupati Kudus: Desa ujung tombak ketahanan pangan
Ratusan perangkat Desa dikabupaten Kudus Jawa Tengah mengikuti apel peringatan hari Desa yang dipimpin oleh penjabat Bupati Kudus, Herda Helmijaya, di halaman Pendopo Kabupaten Kudus pada Rabu (15/1).

Elshinta.com - Ratusan perangkat Desa dikabupaten Kudus Jawa Tengah mengikuti apel peringatan hari Desa yang dipimpin oleh penjabat Bupati Kudus, Herda Helmijaya, di halaman Pendopo Kabupaten Kudus pada Rabu (15/1). Peringatan Hari Desa mengambil tema “Ketahanan Pangan Nasional Dimulai dari Desa Swasembada Pangan”.
Herda Helmijaya menegaskan peran strategis desa sebagai ujung tombak pembangunan ketahanan pangan yang berkelanjutan, sejalan dengan visi Presiden Prabowo untuk mencapai swasembada pangan melalui pemberdayaan desa secara maksimal. "Sebagai negara agraris, Indonesia memiliki potensi besar untuk memastikan ketersediaan pangan yang cukup dan berkualitas. Desa, sebagai pusat produksi pangan, harus diberdayakan secara maksimal,"ujarnya.
Pemerintah pusat telah mengalokasikan Dana Desa sebesar Rp134,5 miliar untuk 123 desa di Kabupaten Kudus pada tahun 2024. Dari jumlah tersebut, minimal 20 persen diharapkan dialokasikan untuk program ketahanan pangan dan hewani guna memperkuat pencapaian swasembada pangan di tingkat desa.
Dijelaskan, capaian Indeks Desa Membangun (IDM) Kabupaten Kudus menunjukkan kemajuan signifikan. Pada tahun 2019, hanya 9,76% desa yang berstatus mandiri. Namun, pada tahun 2024, jumlah tersebut melonjak menjadi 51,27% atau 63 desa mandiri. Hal ini mencerminkan bahwa desa-desa di Kudus semakin berdaya dan siap menjadi motor penggerak ketahanan pangan nasional.
“Ketahanan pangan yang kuat tidak hanya bergantung pada ketersediaan pangan, tetapi juga pada akses dan pemanfaatannya oleh masyarakat. Oleh karena itu, mari kita bersama-sama membangun desa yang mandiri dan berdaya saing,” imbuhnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Rabu (15/1).