Kamis, 23 Maret 2017

Empat cara mengukur pasar anda

Minggu, 13 Desember 2015 05:35

Mengukur pasar bukanlah pekerjaan yang mudah / Shutterstock Mengukur pasar bukanlah pekerjaan yang mudah / Shutterstock
Ayo berbagi!

Kapanpun Anda meluncurkan produk atau layanan baru, Anda harus membuat asumsi mengenai seberapa banyak orang yang akan menggunakannya; namun, asumsi saja tidak akan membantu Anda menjual produk, bertemu investor dan menawarkan usaha Anda. Untuk hal tersebut, Anda perlu angka yang akurat. Tidak semua orang akan menjadi pelanggan Anda. Tidak ada bisnis di dunia, bahkan sekelas Google, yang berhasil membuat semua orang di dunia menjadi pelanggan mereka. Jadi, jika Anda ingin memenangkan pasar, Anda harus menentukan siapa yang benar-benar akan menggunakan layanan atau produk Anda, bukan siapa yang sekiranya akan tertarik dengan produk atau layanan Anda.

Untuk menggambarkan tantangan yang akan Anda hadapi, ambil saja salah satu bisnis perhotelan di pusat pariwisata seperti Bali sebagai contoh. Jika Anda ingin membangun hotel di sana, maka Anda akan memasuki pasar dengan jutaan calon konsumen potensial dan transaksi miliaran dolar per tahun; namun, pada kenyataannya 99,99% dari mereka tidak akan pernah menjadi tamu di hotel Anda. Beberapa orang mungkin tidak memiliki uang untuk pergi ke Bali sementara beberapa lainnya mungkin memiliki uang namun tidak dapat pergi ke Indonesia karena masalah hukum. Untuk menentukan cara untuk mengembangkan dan memasarkan hotel tersebut, Anda benar-benar perlu untuk mengukur pasar Anda.

Cara terbaik untuk mengukur pasar

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengukur pasar, tapi metode yang paling rendah biaya adalah cukup dengan bertanya kepada orang-orang apakah mereka menyukai produk Anda atau tidak. Penelitian ini dapat dilakukan melalui wawancara perseorangan, namun akan jauh lebih mudah jika Anda menggunakan survei online. Anda dapat mengumpulkan data dengan cara apapun, namun akan lebih baik jika Anda menggunakan jasa survei online berdedikasi seperti SurveyMonkey dibandingkan dengan produk gratis lainnya seperti Wufoo dan Google Forms. Intinya, cara manapun yang Anda pilih, praktiknya akan sama saja.

Baca selengkapnya di DailySocial

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-DeN

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar