DPRD Provinsi Jabar janji revitalisasi wisata Kota Bekasi lewat Perda Desa Wisata
Anggota legislatif DPRD Provinsi Jawa Barat, Ronny Hermawan, berkomitmen untuk merevitalisasi sektor pariwisata di Kota Bekasi.

Elshinta.com - Anggota legislatif DPRD Provinsi Jawa Barat, Ronny Hermawan, berkomitmen untuk merevitalisasi sektor pariwisata di Kota Bekasi.
Hal ini disampaikannya menanggapi potensi wisata lokal yang masih perlu dikembangkan di kota yang dikenal sebagai pusat perdagangan dan jasa tersebut.
"Kota Bekasi memang bukan kota wisata alam, tapi punya potensi lain yang luar biasa," kata Ronny seperti dilaporkan Kontributor Elshinta Hamzah Aryanto, Selasa (28/1/2025).
Ia menjelaskan, upaya revitalisasi ini akan dilakukan berdasarkan Perda Provinsi Jawa Barat Nomor 2 Tahun 2022 tentang Desa Wisata.
"Perda ini sudah kami sosialisasikan ke seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat, termasuk Bekasi dan Depok," ungkapnya.
Perda tersebut, menurut Ronny, tidak hanya berfokus pada wisata alam, melainkan juga mencakup potensi wisata budaya, kuliner, kesenian, dan kerajinan lokal.
Lebih lanjut, Ronny memaparkan potensi wisata Kota Bekasi yang perlu digali lebih dalam.
"Masyarakat Bekasi sendiri merupakan potensi besar. Kemudian ada batik khas Bekasi, makanan tradisional seperti dodol, akar kelapa, dan gabus pucung. Ini semua harus kita maksimalkan," tegasnya.
Ia juga mengakui keberadaan beberapa wisata lokal yang sudah ada, seperti hutan bambu, situ Rawagede, hingga Curug parigi.
"Saya akan berkoordinasi dengan Wali Kota Bekasi yang baru dilantik bulan Maret mendatang, agar wisata Bekasi kembali kita bangkitkan," ujarnya.
Ia berharap adanya sinergi antara DPRD Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan Pemerintah Kota Bekasi untuk merealisasikan program revitalisasi ini.
"Kita akan bersama-sama menata, memberikan anggaran, dan merawat potensi wisata di Bekasi agar bisa dinikmati masyarakat," pungkasnya.
Ronny menekankan pentingnya dukungan semua pihak untuk menjadikan Kota Bekasi sebagai destinasi wisata yang menarik dan berkelanjutan.