Top
Begin typing your search above and press return to search.

PKL ajukan permohonan ke Pemkot Tegal untuk penyempurnaan fasilitas usaha

Pedagang Kaki Lima (PKL) yang tergabung dalam Pusat Jajanan Serba Ada (Pujasera) yang berlokasi di Jalan Melati, Kelurahan Kejambon, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, yang baru saja direlokasi mengajukan permohonan kepada Pemerintah Kota Tegal untuk segera melengkapi fasilitas.

PKL ajukan permohonan ke Pemkot Tegal untuk penyempurnaan fasilitas usaha
X
Sumber foto: Hari Nurdiansyah/elshinta.com.

Elshinta.com - Pedagang Kaki Lima (PKL) yang tergabung dalam Pusat Jajanan Serba Ada (Pujasera) yang berlokasi di Jalan Melati, Kelurahan Kejambon, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, yang baru saja direlokasi mengajukan permohonan kepada Pemerintah Kota Tegal untuk segera melengkapi fasilitas yang telah ditetapkan di lokasi tersebut. Permohonan ini disampaikan oleh Andri, selaku pembina paguyuban PKL Pujasera, pada hari Sabtu, 25 Januari 2025.

Dalam keterangannya, Andri selaku ketua paguyuban pedagang menekankan pentingnya penyediaan fasilitas yang memadai untuk mendukung aktivitas perdagangan di Pujasera. Menurutnya, salah satu kebutuhan mendesak adalah pemasangan atap yang seragam untuk setiap lapak. Hal ini diharapkan dapat melindungi para pedagang dan pembeli dari cuaca buruk, baik hujan maupun terik matahari. Dengan adanya atap yang memadai, kenyamanan berbelanja di Pujasera dapat ditingkatkan, sehingga berpotensi meningkatkan daya tarik pengunjung untuk datang.

Selain itu, ia juga menyoroti perlunya penyediaan saluran air yang memadai di area Pujasera. Keberadaan saluran air sangat penting untuk kebersihan dan kesehatan lingkungan tempat usaha. Dengan saluran air yang baik, para pedagang dapat dengan mudah membersihkan area dagangnya, dan pengunjung pun akan lebih nyaman berkunjung. Andri berharap, dengan adanya fasilitas yang lebih baik, para pedagang dapat meningkatkan kualitas pelayanan mereka kepada konsumen. Permasalahan lain yang diangkat olehnya adalah terkait dengan genangan air saat hujan. Ia mengusulkan agar pemerintah melakukan peninggian atau pungurugan area sekitar Pujasera serta melakukan pavingisasi untuk mencegah terjadinya banjir. Dengan langkah ini, diharapkan para pengunjung tidak merasa terganggu oleh genangan air yang bisa mengganggu aktivitas jual beli.

Lampu penerangan juga menjadi salah satu poin penting yang disoroti oleh Andri. Ia menyatakan bahwa penerangan yang cukup akan meningkatkan keamanan dan kenyamanan bagi para pedagang dan pengunjung Pujasera, terutama saat malam hari. Keberadaan lampu penerangan yang baik dapat mencegah potensi tindak kejahatan serta menciptakan suasana yang lebih menarik bagi para pembeli. Andri juga menekankan pentingnya tempat sampah yang memadai untuk menjaga kebersihan lingkungan. Dengan adanya tempat sampah yang cukup, diharapkan sampah-sampah yang dihasilkan oleh para pedagang dan pengunjung dapat dikelola dengan baik, sehingga tidak menimbulkan masalah kebersihan dan kesehatan di sekitar Pujasera.

Selanjutnya, Andri mencatat perlunya perbaikan pada sistem drainase atau selokan di area tersebut. Drainase yang baik sangat diperlukan agar limbah dari kegiatan usaha para pedagang tidak tersumbat, yang dapat menyebabkan bau tidak sedap dan masalah kesehatan bagi pengunjung dan pedagang.

"Selama ini para pedagang telah berusaha keras untuk memberikan yang terbaik bagi pelanggan, meskipun dengan keterbatasan yang ada. Saya meminta perhatian yang sangat serius dari Pemerintah Kota Tegal untuk memenuhi kebutuhan fasilitas ini, agar Pujasera dapat berfungsi secara optimal sebagai pusat jajanan yang bersih, nyaman, dan menarik bagi masyarakat." ungkap Andri seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hari Nurdiansyah, Selasa (28/1).

Selain itu, Andri juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan pedagang dalam pengembangan Pujasera. Ia mengajak pihak pemerintah untuk mendengarkan aspirasi dan masukan dari para pedagang agar semua kebutuhan yang diajukan dapat dipenuhi dengan tepat. Dengan adanya dukungan dari pemerintah, diharapkan Pujasera dapat menjadi salah satu ikon kuliner di Kota Tegal yang tidak hanya menarik bagi warga lokal, tetapi juga bagi pengunjung dari luar daerah.

Andri menutup pernyataannya dengan harapan agar permohonan ini segera ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kota Tegal. Ia percaya bahwa dengan adanya fasilitas yang lengkap dan memadai, Pujasera di Jalan Melati akan tumbuh dan berkembang menjadi tempat yang lebih baik untuk berdagang dan berbelanja, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi perekonomian lokal.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire