Selasa, 25 April 2017

Tips membuka usaha jasa antar ASI

Selasa, 08 Desember 2015 01:19

Ilustrasi. Ilustrasi.
Ayo berbagi!

Masyarakat perkotaan cenderung memiliki rutinitas kesibukan yang tinggi. Bahkan, karena terlalu sibuk dengan urusan pekerjaan yang harus diselesaikan terkadang urusan rumah tangga menjadi terbengkalai. Hal ini seringkali terjadi pada para wanita pekerja yang juga berperan sebagai ibu menyusui. Karena tuntutan pekerjaan, terkadang pemberian ASI secara ekslusif menjadi terhambat. Jika beruntung memiliki kantor yang memiliki lemari pendingin, biasanya mereka menyimpannya terlebih dahulu di lemari pendingin dan kemudian dibawa pulang ketika jam pulang kantor usai. Namun, jika tidak para Ibu menyusui ini terpaksa memutar otak untuk memikirkan bagaimana caranya ASI yang sudah mereka kumpulkan bisa sampai rumah dengan tetap segar. Nah, kesulitan ini bisa menjadi peluang usaha bagi siapa pun yang ingin membuka bisnis jasa antar ASI. Namun, sebelum Anda memulainya, simak beberapa tips jitu dibawah ini:

1. Kemampuan menjalani bisnis dengan cepat dan efisien
Bergerak dibidang jasa, kunci utama untuk menjalankan bisnis ini adalah kecepatan untuk mengirimkan pesanan ketempat tujuan. Penjemputan dari lokasi konsumen menuju ke alamat tujuan haruslah dilakukan dengan waktu yang singkat, dikarenakan ASI harus segera diberikan agar kesegarannya tetap terjaga.

2. Ketepatan dan ketelitian
Selain harus cepat, ketepatan dan ketelitian harus juga diperhatian. Misalnya Anda bisa memberikan tanda di botol susu antar konsumen. Dikarenakan saat sedang membawa orderan, pasti Anda juga membawa sejumlah botol susu orderan dari konsumen lain. Jadi jangan sampai botol asi antar konsumen sampai tertukar. Hal ini wajib Anda hindari.

3. Armada angkut dan perlengkapan penunjang
Untuk mengejar kecepatan dalam pengiriman, Anda memerlukan sebuah kendaraan untuk menyokong bisnis ini. Motor salah satu kendaraan yang sangat dianjurkan, karena bisa menerobos kemacetan lalu lintas ibukota. Selain itu, Anda juga harus memiliki box pendingin atau freezer untuk menjaga kesegaran ASI selama diperjalanan.

 4. Strategi marketing
Saat baru menapaki bisnis ini, Anda mungkin akan kesulitan mendapatkan konsumen. Namun,berbagai hal bisa Anda lakukan seperti menyebarkan brosur ke beberapa wilayah yang memiliki tempat strategis contohnya perumahan atau pemukiman warga yang padat penduduk. Selanjutnya, Anda bisa memanfaatkan koneksi internet sesuai dengan target konsumen yang disasar yakni wanita karir yang telah melek informasi. Jangan lupa, dalam menjalani strategi marketing ini, Anda harus menyisipkan sejumlah promo menarik untuk menggaet minat konsumen.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-DeN

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar