Selasa, 30 Mei 2017

Manfaat kubis bagi tubuh

Kamis, 10 Desember 2015 01:28

Kubis Kubis
Ayo berbagi!

Meskipun sering disepelekan kemampuannya sebagai makanan penyembuh, tetapi fakta menunjukkan bahwa kubis atau kol ternyata memiliki khasiat yang luar biasa bagi kesehatan. Kubis memiliki daun berwarna hijau dengan bentuk bulat atau lonjong. Biasanya kubis dijadikan sebagai makanan pelengkap atau lalapan. Karena termasuk kedalam jenis sayur-sayuran, maka tak usah diragukan lagi kandungan yang terdapat pada kubis untuk kesehatan manusia. 

 Berikut adalah manfaat mengkonsumsi kubis bagi kesehatan yang harus Anda tahu: 

1.Pembasmi kanker

Kubis masih termasuk keluarga sayuran krusiferus. Hal itu membuat kubis mengandung indol dan sulforafan yang merupakan komponen antikanker yang ampuh. Beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa mereka yang mengkonsumsi sedikitnya tiga porsi sayuran krusiferus setiap minggunya beresiko lebih rendah untuk mengalami kanker prostat, kolorektal dan paru-paru. Selain itu, indol juga berkhasiat untuk menonaktifkan oestron, salah satu turunan estrogen yang berbahaya karena berkaitan dengan kanker payudara.

2.Penyembuh gangguan lambung

Kubis mengandung substansi unik, vitamin U atau S-metilmetionin yang mampu menyembuhkan luka pada lambung atau usus hanya dalam empat hari. Caranya hanya dengan mengonsumsi empat cangkir jus kol mentah setiap harinya. Anda akan merasakan sendiri khasiatnya, seperti berkurangnya rasa sakit dan mulai sembuhnya luka di saluran pencernaan. Asam amino glutamine yang memiliki khasiat anti inflamasi tampaknya turut berperan dalam proses penyembuhan luka tersebut.

3.Penyembuhan luka pada kaki, luka gores dan varises

Lembaran daun kubis dapat digunakan untuk mempercepat proses penyembuhan luka pada kaki, luka gores dan varises ketika ditempatkan pada tempat yang luka.

4.Bahan makanan terbaik untuk kesehatan saluran pencernaan

Di Jerman, makanan berbahan baku kubis yang difermentasi disebut sauerkraut. Makanan ini dapat membantu menyehatkan saluran pencernaan dengan cara meningkatkan populasi pertumbuhan bakteri baik dalam usus besar.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-DeN

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar