Senin, 24 September 2018 | 15:36 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

7 cara mengetahui tahi lalat berbahaya atau tidak

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. (Foto: Istimewa)
Ilustrasi. (Foto: Istimewa)
<p>Tahi lalat yang dalam istilah kedokteran disebut nevus pigmentosis adalah sel-sel penghasil pigmen (melanosit) yang menumpuk dan membentuk warna kulit. Menurut dr. Margareth Maurien Hanang, dokter kecantikan dari Inasa cosmetic and laser clinic, hal tersebut terjadi karena faktor internal. Sedangkan, faktor eksternalnya timbulnya tahi lalat pengaruh dari sinar ultraviolet yang berlebihan pada kulit, polusi udara serta air di sekitar lingkungan hidup. Selain itu, makanan yang dikonsumsi juga turut mempengaruhi kondisi timbulnya tahi lalat.</p><p>"Tahi lalat dibedakan berdasarkan ukuran, warna, permukaan, letak sel penyusun, bentuk, batas tepi maupun ada atau tidaknya penyakit lain yang menyertai. Kebanyakan tahi lalat berwarna hitam, cokelat atau kebiruan, serta tidak berwarna atau satu warna dengan kulit,"tutur dr. Margareth kepada Jitunews.com di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.&nbsp;</p><p>Untuk mengetahui apakah tahi lalat Anda berbahaya atau tidak dapat dilihat dari tujuh cara, yaitu:</p><p>1. A atau asimetris, yaitu pinggirannya tidak rata atau compang-camping.</p><p>2. B atau borderline. Tahi lalat yang jinak biasanya batasnya tegas berwarna hitam, sementara tahi lalat yang ganas batasnya tidak tegas dengan warna hitam dan cokelat.</p><p>3. C atau color, yaitu tahi lalat biasanya bermacam-macam warnanya seperti biru, hitam dan cokelat. Sementara tahi lalat yang jinak warnanya hanya satu yaitu hitam.</p><p>4. D atau diameter, yaitu tahi lalat yang ganas ukuran diameternya mendadak menjadi besar hanya dalam waktu beberapa tahun.</p><p>5. E atau efalasi, yaitu tahi lalat bertambah tinggi atau menonjol dalam waktu beberapa tahun. <br><br>6. Perhatikan ketebalan tahi lalat. Tahi lalat yang jinak cenderung pipih dan berbentuk kubah. Karena itu sebaiknya waspada dengan tahi lalat yang sebagian datar dan sebagian menonjol, yang sering disebut sebagai tahi lalat hidup.&nbsp;</p><p>7. Perhatikan kondisi tahi lalat yang bersisik. Tahi lalat yang bersisik biasanya kulitnya mengelupas dan mengeluarkan cairan atau ada pendarahan ringan. Begitu pula bila ada daerah yang berwarna karena terjadi pengerasan atau perlunakan. Hal itu bisa menjadi tanda melanoma.</p><p>Lebih lanjut, dr. Margareth mengatakan, pertumbuhan tahi lalat tergolong normal bila membesarnya seperti benjolan kecil, karena memang kebanyakan tahi lalat membesar seiring bertambahnya usia. Untuk deteksi dini dan dasar dari tahi lalat, perhatikan apakah pada kulit ada pembengkakan, kemerahan atau perubahan warna lainnya yang menyebar pada kulit di sekitar daerah yang berpigmen. "Biasanya tahi lalat akan tumbuh menjadi besar dan menonjol dalam waktu kurang lebih enam bulan, terasa gatal yang hebat dan ditumbuhi rambut,"lanjutnya.<br><br>Sesudah itu sebaiknya dilakukan pemeriksaan lebih lanjut sebelum mendiagnosis keganasan. Tahi lalat yang berbahaya adalah tahi lalat yang berkembang secara cepat yang ditandai dengan semakin besarnya tahi lalat dan terasa gatal atau berdarah dalam hitungan bulan, serta tidak tumbuh rambut pada tahi lalat tersebut. Selain itu terjadi perubahan warna pada tahi lalat tersebut.</p><p>"Untuk menghilangkan tahi lalat adalah dengan operasi dan menggunakan teknologi laser. Setelah treatment beberapa hari biasanya akan terjadi remodelling secara sempurna, tetapi tergantung dari besar dan kedalaman tahi lalatnya. Untuk treatment menggunakan teknologi laser, bisa satu sampai tiga kali treatment,"pungkas dr. Margareth.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Pemilu | 24 September 2018 - 15:32 WIB

Laporan dana awal kampanye PDIP tertinggi hingga Rp105 miliar

Pemilihan Presiden 2019 | 24 September 2018 - 15:26 WIB

Cawapres Nomor urut 1 menerima rombongan Habib di kediamannya

Sosbud | 24 September 2018 - 15:23 WIB

RelaNU klarifikasi Ma`ruf soal fatwa haram MUI ucapkan Natal

Aktual Pemilu | 24 September 2018 - 15:15 WIB

SBY `walk out`, KPU buka komunikasi dengan Demokrat

Badminton | 24 September 2018 - 15:04 WIB

Anthony ungkap kunci rahasia menangkan Tiongkok Terbuka

Aktual Dalam Negeri | 24 September 2018 - 14:55 WIB

KPK luncurkan bus antikorupsi ke sejumlah kabupaten/kota

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 20 September 2018 - 16:37 WIB

KPU gelar pleno penetapan capres/cawapres Pilpres 2019

Kamis, 20 September 2018 - 16:00 WIB

KPU Muko-muko tetapkan 281 DCT anggota legislatif

Kamis, 20 September 2018 - 14:56 WIB

1.350 bibit pohon ditanam di lahan kritis

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com