Kapolda instruksikan pembangunan gedung Satpolairud dipercepat
Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Imam Sugianto menginstruksikan pembangunan gedung Satpolairud di kawasan Sedangbiru yang merupakan swadaya masyarakat dipercepat dalam proses pembangunannya.

Elshinta.com - Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Imam Sugianto menginstruksikan pembangunan gedung Satpolairud di kawasan Sedangbiru yang merupakan swadaya masyarakat dipercepat dalam proses pembangunannya.
"Pembangunan gedung berlantai dua jadi tanggung jawab Kapolres untuk segera diwujudkan dan kalau bisa tahun ini sudah rampung dan 2025 akhir sudah bisa diresmikan penggunaannya," kata Imam seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, AH Sugiharto, Selasa (4/2).
Ditambahkan Imam bangunan berlantai dua Satpolairud yang ditingkatkan tersebut akan memiliki 5 fungsi.
"Saya sebut Mako yang mana Satpolairud nantinya ada unit Reskrim, Lantas, Intel dan Babinkamtibmas disamping Satpolairud, sehingga dapat melayani kebutuhan masyarakat tanpa harus ke Polsek terdekat yang jaraknya jauh dan ini mendekatkan pada masyarakat," jelasnya usai didampingi Wakil Bupati meletakkan batu pertama pembangunan Mako Satpolairud.
Kapolda menegaskan bahwa kehadiran Polri di wilayah pesisir harus semakin dekat dengan masyarakat dan mampu memberikan rasa aman, terutama bagi para nelayan yang bergantung pada sektor maritim.
“Pembangunan ini bukan sekadar mendirikan kantor polisi, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat. Kami ingin memastikan keamanan dan kesejahteraan masyarakat pesisir tetap terjaga,” ujar Kapolda dalam sambutannya.
Kunjungan kerja ini turut dihadiri pejabat utama Polda Jawa Timur, Kapolres Malang AKBP Danang Setiyo P.S., Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto, perwakilan TNI AL, DPRD Kabupaten Malang, serta sejumlah tokoh masyarakat dan nelayan Sendangbiru. Dan Kapolda juga langsung merespon keinginan masyarakat agar ada putra daerah yang bisa ditugaskan di wilayah Sendangbiru.
"Menjawab keinginan masyarakat adanya kuota khusus bagi putra-putri Sendangbiru dalam seleksi penerimaan anggota Polri. Harapannya, ada putra-putri yang dari lokal, kita coba rekrutmen aktif. Jika memenuhi standar, kita prioritaskan. Kita beri kuota khusus,” imbuhnya.
Sementara, Kapolres Malang AKBP Danang Setiyo P.S. menyampaikan bahwa pembangunan Mako Satpolairud ini diharapkan semakin memperkuat keamanan wilayah pesisir dan mendukung kesejahteraan masyarakat nelayan.
Pembangunan Mako Satpolairud Polres Malang diharapkan menjadi simbol kedekatan Polri dengan masyarakat serta memperkuat peran kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah pesisir Jawa Timur.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak agar operasional Satpolairud bisa berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat pesisir,” ujarnya.