Pemangkasan DAU, Pemkot Solo cari alternatif untuk perbaikan jalan
Pemerintah pusat memangkas Dana Alokasi Umum (DAU) yang semula direncanakan untuk pemeliharaan jalan di Kota Solo pada Tahun 2025 dengan besaran Rp4 miliar. Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Solo, Budi Murtono.

Elshinta.com - Pemerintah pusat memangkas Dana Alokasi Umum (DAU) yang semula direncanakan untuk pemeliharaan jalan di Kota Solo pada Tahun 2025 dengan besaran Rp4 miliar. Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Solo, Budi Murtono.
Budi menegaskan bahwa program perbaikan jalan tetap harus berjalan meskipun ada pemangkasan anggaran. “Kami berupaya mencari solusi agar pemeliharaan jalan tetap bisa dilakukan dengan sumber dana lain dari APBD,” ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Agung Santoso, Senin (10/2).
Pemkot Solo akan melakukan efisiensi anggaran untuk mengalokasikan dana ke sektor pemeliharaan jalan. Upaya ini dilakukan agar kebijakan efisiensi tidak berdampak pada layanan publik maupun jalannya pemerintahan.
Menurut Budi, beberapa pos anggaran yang akan diefisiensi sesuai dengan Instruksi Presiden Republik Indonesia No. 1/2025 tentang Efisiensi Belanja APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025, antara lain perjalanan dinas, kegiatan seremonial, serta pengadaan alat tulis kantor (ATK).
Sekda Solo juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah bertemu dengan Calon Wali Kota (Cawali) Solo terpilih periode 2025-2030, Respati Ardi, pada du Balai Kota Solo beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan tersebut, mereka membahas visi-misi Respati untuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Solo 2025-2029. Termasuk pemangkasan tersebut.
Namun demikian, walikota terpilih Respati, kata Budi, juga memberikan arahan agar program pembangunan yang telah berjalan dengan baik tetap dilanjutkan. Beberapa program walikota terpilih selaras dengan kebijakan saat ini, sedangkan program baru akan diakomodasi dalam RPJMD mendatang.