Pasca gencatan, Indonesia dukung penuh kemerdekaan Palestina
Momentum perjuangan Palestina pasca-gejolak Oktober 2023 dan penghancuran Gaza menyisakan luka mendalam, namun juga menyulut secercah harapan.

Elshinta.com - Momentum perjuangan Palestina pasca-gejolak Oktober 2023 dan penghancuran Gaza menyisakan luka mendalam, namun juga menyulut secercah harapan.
Mantan Dubes RI untuk PBB (2004-2007), Makarim Wibisono mengatakan dukungan internasional, termasuk dari Indonesia, semakin menguat.
"Masyarakat dunia menunjukkan respon positif terhadap perjuangan Palestina," kata Makarim dalam keterangannya, Minggu (9/2/2025).
Ia menjelaskan, Indonesia yang pernah merasakan pahitnya penjajahan, konsisten memberikan dukungan kepada Palestina.
"Dukungan tersebut telah lama terjalin, terwujud dalam berbagai bentuk, mulai dari aksi demonstrasi rakyat hingga bantuan kemanusiaan," ungkapnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hamzah Aryanto, Senin (10/2).
Namun, saat ini menurutnya, langkah politik kenegaraan dinilai lebih krusial.
"Mereka akan membahas strategi menuju kemerdekaan Palestina, mencakup masa transisi menuju negara demokrasi, pengisian kemerdekaan, pembangunan negeri, dan langkah-langkah pendukung lainnya," paparnya.
Gagasan dan ide yang terhimpun akan disampaikan kepada Kementerian Luar Negeri RI untuk diteruskan kepada Palestina.
"Semoga langkah ini menjadi kebaikan bagi Palestina, melengkapi aksi demonstrasi dan bantuan kemanusiaan yang telah kita berikan," tuturnya.
Ia menyebut, sebagai negara yang pernah mendapat dukungan dari Palestina, bertekad memberikan dukungan maksimal sesuai kemampuannya.
"Harapannya, upaya kolektif ini akan menjadi batu loncatan bagi Palestina menuju kemerdekaan yang merdeka dan berdaulat," pungkasnya.