Police Goes To School: Polres Boyolali tekankan disiplin dan kesadaran hukum
Dalam rangkaian program 'Police Goes To School',Polres Boyolali, Jawa Tengah hadir di SMAN 1 Kecamatan Ngemplak, Boyolali untuk mengikuti pelaksanaan Upacara Bendera pada Senin (10/2).

Elshinta.com - Dalam rangkaian program 'Police Goes To School',Polres Boyolali, Jawa Tengah hadir di SMAN 1 Kecamatan Ngemplak, Boyolali untuk mengikuti pelaksanaan Upacara Bendera pada Senin (10/2). Kapolres Boyolali AKBP Rosyid Hartanto menjadi pembina upacara yang dilaksanakan di SMAN 1 Ngemplak tersebut. Upacara yang berlangsung di halaman sekolah tersebut diikuti seluruh guru dan siswa serta dihadiri oleh jajaran kepolisian Polsek Ngemplak dan pihak sekolah.
Dalam amanatnya, Kapolres Boyolali menyampaikan pentingnya kedisiplinan dan kesadaran hukum bagi generasi muda. Ia memperkenalkan beberapa program unggulan Polres Boyolali yang bertujuan mendidik dan membangun karakter siswa, salah satunya "Student Goes To Police". Program ini memberikan kesempatan bagi siswa untuk merasakan langsung peran sebagai polisi selama tiga hari di berbagai bidang, seperti lalu lintas, samapta, dan reserse.
"Harapan saya, program ini dapat membentuk rasa respek terhadap lingkungan dan hukum sejak dini. Siswa bisa belajar langsung bagaimana proses penyidikan oleh petugas reserse dan memahami tugas kepolisian secara nyata," kata AKBP Rosyid Hartanto seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sarwoto.
Kapolres juga menjelaskan, program "SKCK Goes To School" akan mempermudah siswa dalam mengurus Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) sebagai syarat administrasi kelulusan.
Dalam kesempatan ini, AKBP Rosyid Hartanto juga menyoroti pentingnya menjauhi tindakan kriminalitas, seperti tawuran dan penyalahgunaan narkoba. Ia mengungkapkan bahwa Polres Boyolali telah mengamankan empat pelaku tawuran yang berpotensi terjerumus ke dunia kriminal.
"Saya sangat prihatin karena 50% narapidana di penjara adalah anak muda. Jangan sampai masa depan kalian hancur karena pergaulan yang salah," tegasnya.
Selain itu, ia juga mengimbau seluruh siswa untuk tertib berlalu lintas dengan selalu menggunakan helm saat berkendara dan tidak menggunakan knalpot brong. Kapolres menegaskan bahwa pihak kepolisian akan melakukan razia bekerja sama dengan sekolah guna menertibkan penggunaan knalpot tidak sesuai standar.
Kapolres mengajak seluruh siswa untuk meningkatkan kualitas iman dan ketakwaan serta meraih cita-cita setinggi langit.
"Jangan mudah putus asa, tetap semangat, dan teruslah belajar. Kalian adalah generasi penerus yang akan membawa Indonesia menuju masa depan emas," pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMA N 1 Ngemplak Maryadi, menyampaikan apresiasi atas hadirnya Kapolres Boyolali beserta jajarannya dalam kegiatan ini. "Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Kapolres Boyolali yang langsung memimpin upacara. Kehadiran beliau menjadi motivasi bagi para siswa untuk lebih disiplin, sadar hukum, dan menghormati aturan yang berlaku. Semoga kerja sama ini terus terjalin untuk membentuk karakter generasi muda yang lebih baik," ujar Kepala Sekolah.