Limbah sawit kurangi emisi gas rumah kaca
Sektor sawit Indonesia memiliki potensi luar biasa untuk membantu mencapai target pengurangan emisi gas rumah kaca. Oleh karena itu, pentingnya pengelolaan limbah cair kelapa sawit atau palm oil mill effluent (POME).

Elshinta.com - Sektor sawit Indonesia memiliki potensi luar biasa untuk membantu mencapai target pengurangan emisi gas rumah kaca. Oleh karena itu, pentingnya pengelolaan limbah cair kelapa sawit atau palm oil mill effluent (POME).
Kepala International Research Institute for Environment and Climate Change dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Rizaldi Boer menekankan pentingnya pengelolaan limbah dalam industri ini.
Pernyataan tersebut disampaikan Rizaldi Boer dalam acara International Conference on Oil Palm and Environment (ICOPE) Series 2025 Day 3 di Bali Beach Convention, Sanur, Kota Denpasar, Bali.
“Melalui pengelolaan limbah yang lebih baik, efisiensi energi, perlindungan hutan, serta restorasi lahan gambut, sektor ini dapat mengurangi emisi dalam jumlah signifikan," kata Rizaldi Boer, Sabtu (15/2).
Dengan komitmen Indonesia untuk menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 31,89% pada tahun 2030, kontribusi sektor perkebunan sawit menjadi sangat krusial.
Namun di sisi lain, emisi dari industri sawit mencapai 143 juta ton CO² per tahun, menyumbang hampir 19% dari total emisi nasional.
Diantara sumber emisi tersebut, limbah cair dari proses pengolahan kelapa sawit menjadi salah satu penyebab utama. Namun, teknologi modern dapat membantu mengatasi masalah ini.
"Dengan teknologi seperti evaporasi, emisi dari POME dapat dikurangi hingga 90-95 persen,” tegasnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Eko Sulestyono, Senin (17/2).
Tidak hanya mengurangi emisi, pengelolaan limbah juga dapat menghasilkan produk bernilai. Limbah padat sawit dapat diolah menjadi biochar, yang berpotensi menyerap hingga 1,2 juta ton CO².
“Potensi produksi biochar mencapai 583 juta ton, memberikan manfaat besar bagi tanah," jelasnya.
Sementara itu, Vice President (VP) Sime Darby Guthrie, Shahrakbah Yacob menyoroti seputar beberapa manfaat lain daripada yang dihasilkan limbah sawit
“Limbah itu sangat penting karena dapat digunakan sebagai suplemen dan pupuk, meningkatkan kadar karbon organik di tanah dan membantu mempertahankan kelembaban," kata Shahrakbah Yacob.