Top
Begin typing your search above and press return to search.

Adhiyaksa FC bertahan di Liga 2, laga vs Dejan FC diwarnai ricuh

Laga penentu degradasi Liga 2 antara Adhiyaksa FC dan Dejan FC di Stadion Sriwedari, Solo, Sabtu (15/2/2025), berakhir dengan ketegangan. Adhiyaksa FC berhasil mengamankan kemenangan tipis 1-0, memastikan tempat mereka di Liga 2 musim depan, sementara Dejan FC harus menerima kenyataan pahit terdegradasi ke Liga 3.

Adhiyaksa FC bertahan di Liga 2, laga vs Dejan FC diwarnai ricuh
X
Sumber foto: Agung Santoso/elshinta.com.

Elshinta.com - Laga penentu degradasi Liga 2 antara Adhiyaksa FC dan Dejan FC di Stadion Sriwedari, Solo, Sabtu (15/2/2025), berakhir dengan ketegangan. Adhiyaksa FC berhasil mengamankan kemenangan tipis 1-0, memastikan tempat mereka di Liga 2 musim depan, sementara Dejan FC harus menerima kenyataan pahit terdegradasi ke Liga 3.

Pertandingan berjalan sengit sejak menit awal. Gol semata wayang dicetak oleh Makan Konate melalui titik putih pada menit ke-45. Keputusan wasit Subro Malisi yang memberikan penalti kepada Adhiyaksa FC memicu protes keras dari kubu Dejan FC. Selain itu, keputusan offside yang dinilai merugikan semakin memperkeruh situasi di lapangan.

Pelatih Dejan FC FC, Budi Sudarsono, menilai pertandingan berlangsung menarik meski diwarnai insiden. "Pertandingan cukup seru, tapi ada beberapa yang tidak mengenakkan. Tetapi Kami bersyukur masih diberi kesehatan," ujarnya.

Sementara itu, pelatih Adhiyaksa FC, Ade Suhendra, menegaskan bahwa timnya memang harus meraih kemenangan demi menghindari degradasi. "Sejak awal, kami tahu pertandingan ini krusial. Kalau imbang, posisi kami berbahaya," katanya.

Ade juga mengungkapkan tantangan yang dihadapi timnya sepanjang musim, termasuk cedera pemain kunci seperti Ivan dan Roy. "Ivan mengalami cedera hingga absen beberapa pertandingan, itu sangat berdampak. Target awal kami sebenarnya ke delapan besar, tapi malah harus berjuang agar tidak degradasi," tambahnya.

Di kubu lawan, kekecewaan dirasakan pemain Dejan FC, Duta Atapelwa. "Kami kecewa. Banyak kesalahan yang terjadi, dan hasilnya kami harus terdegradasi," ungkapnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Agung Santoso, Senin (17/2).

Usai peluit panjang, situasi semakin panas. Official dan pemain Dejan FC turun ke lapangan melakukan protes keras hingga terjadi dugaan kekerasan terhadap wasit. Petugas pertandingan akhirnya turun tangan untuk meredam situasi.

Dengan hasil ini, Adhiyaksa FC memastikan tempat mereka di Liga 2, sementara Dejan FC harus turun kasta ke Liga 3.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire