Top
Begin typing your search above and press return to search.

Dishub data 33 perlintasan kereta api di Sukoharjo, 22 titik tanpa palang pintu

Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah mendata terdapat sebanyak 33 perlintasan sebidang disepanjang jalur kereta api Solo - Wonogiri.

Dishub data 33 perlintasan kereta api di Sukoharjo, 22 titik tanpa palang pintu
X
Sumber foto: Deni Suryanti/elshinta.com.

Elshinta.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah mendata terdapat sebanyak 33 perlintasan sebidang disepanjang jalur kereta api Solo - Wonogiri. Perlintasan sebidang ini berada dilingkungan permukiman warga dan tanpa palang sehingga relatif membahayakan pengguna jalan saat kereta api melintas.

Kepala Dishub Kabupaten Sukoharjo, Toni Sri Buntoro mengatakan, pendataan ulang perlintasan kereta api di Sukoharjo menyusul penambahan jadwal kereta railbus Batara Kresna. Selain itu, PT KAI juga telah menyampaikan bahwa kecepatan kereta api yang biasanya hanya sekitar 30 km/jam, per 1 Februari dinaikan diatas kecepatan 70 km/jam.

Perlintasan sebidang utamanya yang tidak berpalang menjadi kendala karena rata-rata tidak berpalang pintu dan tanpa penjaga. Hal ini akan meningkatkan risiko kecelakaan bagi warga sekitar rel kereta api.

"Terdata ada 33 palang perlintasan, 11 resmi berpalang dan ada petugas jaga, 22 lainnya tidak berpalang dan sebagian juga hanya dijaga relawan maupun petugas dari Dishub," kata Toni seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Deni Suryanti, Selasa (18/2).

Ia menjelaskan bahwa data ini telah diserahkan pada PT KAI selaku pengelola jalur kereta api. Harapannya, pihak pengelola melakukan penanganan permanen mengingat kebutuhan menertibkan perlintasan ilegal ini mendesak. Perlintasan kereta api di Sukoharjo sebagian besar berada dikawasan permukiman penduduk.

Jalur kereta api ini membelah permukiman padat penduduk mulai memasuki Desa Sidorejo di Kecamatan Bendosari sampai ke Stasiun Nguter dan banyak warga beraktivitas di jalur tersebut. "Ya, kalau hemat kami yang tidak berpalang dan tanpa penjaga ini sebagian ditutup, gunakan satu perlintasan yang paling strategis," imbuhnya.

Sesuai dengan sosialisasi dari PT KAI, jadwal kereta railbus Batara Kresna mulai beroperasi dengan kecepatan tinggi per 1 Februari lalu. PT KAI juga akan menambah jadwal perjalanan dari dua kali sehari menjadi tiga kali perjalanan pulang pergi dalam satu hari. Sosialisasi ini telah disebar ke stasiun disepanjang jalur Solo - Wonogiri.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire