Herda Helmijaya: TMMD wujud nyata gotong royong untuk pembangunan desa
Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I dilaksanakan di Desa Wates, Kecamatan Undaan, Rabu (19).

Elshinta.com - Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I dilaksanakan di Desa Wates, Kecamatan Undaan, Rabu (19). Program TMMD tahun ini akan dilaksanakan dalam empat tahap yakni di Desa Wates, Desa Sadang, Desa Kandangmas, dan Desa Getassrabi. Khusus untuk Desa Wates, anggaran sebesar Rp811.083.100 telah dialokasikan untuk pembangunan jalan beton sepanjang 500 meter serta kegiatan penyuluhan dan sosialisasi.
Pj Bupati Kudus Herda Helmijaya mengapresiasi semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan TMMD. Ia menekankan bahwa TMMD tidak hanya kegiatan fisik, tetapi juga simbol kebersamaan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan daerah dan memperkuat ketahanan nasional.
“Kegiatan ini menunjukkan kehadiran TNI di tengah masyarakat, memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan dan peningkatan kualitas hidup warga desa. Semoga pembangunan jalan ini dapat meningkatkan akses dan mobilitas masyarakat serta berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan dan perekonomian desa,” tambahnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Rabu (19/2).
Dandim 0722/Kudus, Letkol Inf Hermawan Setya Budi menyampaikan pentingnya sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
“Semangat gotong royong adalah kunci utama dalam keberhasilan setiap kegiatan TMMD. Ini adalah upaya bersama yang tidak hanya menghasilkan pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat ikatan sosial di antara kita semua,” tegasnya.