Top
Begin typing your search above and press return to search.

Jelang Ramadhan, peredaran narkoba jenis pil ekstasi marak di Sukoharjo

Penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) jenis pil koplo atau pil ekstasi kembali marak di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Polres Sukoharjo berhasil mengamankan lebih dari 10 ribu butir pil ekstasi dalam operasi yang digelar selama satu bulan terakhir.

Jelang Ramadhan, peredaran narkoba jenis pil ekstasi marak di Sukoharjo
X
Foto: Deni Suryanti/Radio Elshinta

Elshinta.com - Penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) jenis pil koplo atau pil ekstasi kembali marak di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Polres Sukoharjo berhasil mengamankan lebih dari 10 ribu butir pil ekstasi dalam operasi yang digelar selama satu bulan terakhir.

Kapolres Sukoharjo, AKBP Anggaito Hadi Prabowo menjelaskan, kepolisian mengintensifkan patroli keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang Bulan Ramadhan.

Penindakan dilakukan petugas untuk sejumlah pelanggaran seperti konsumsi minuman keras beralkohol, perjudian, balapan liar, aksi premanisme dan penyalahgunaan narkoba salah satunya.

Hasilnya, sekitar 10.500 butir pil ekstasi disita dari sembilan orang pengedar. Selain jenis pil, petugas juga berhasil menyita hampir 1 kg narkoba jenis sabu dalam proses pembelian dan pengedaran maupun barang sisa pakai.

"Nakoba jenis pil koplo atau yang juga dikenal dengan pil sapi," kata Anggaito, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Deni Suryanti.

Kapolres menyebutkan, wilayah dengan sitaan narkoba paling banyak ditemukan di Wilayah Kecamatan Kartasura. Untuk pelaku baik pengedar dan pengguna berbagai kalangan dari pelajar, mahasiswa hingga pekerja.

Temuan paling banyak memang di Wilayah Kartasura meskipun sebaran tindakan pelanggaran ini juga ada dibeberapa wilayah lain seperti Kecamatan Grogol, Sukoharjo dan Mojolaban.

"Orangtua jangan lengah mengawasi anak-anaknya agar tidak terjerumus dengan narkoba. Apapun itu, narkoba tidak pernah membuat orang jadi sukses," harapnya.

Anggaito Hadi Prabowo menegaskan, kepolisian bersama dengan tim gabungan yakni TNI dan juga pemerintah daerah, akan semakin mengintesifkan patroli selama Bulan Ramadan mendatang menyasar semua wilayah.

Aktifitas yang dinilai mengganggu kemananan akan langsung ditertibkan. Komitmen tim pengamanan adalah mengawal kondusifitas wilayah agar pelaksaan ibadah sepanjang Ramadan hingga Idul Fitri berjalan lancar.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire