Top
Begin typing your search above and press return to search.

Hukama: Islam dan pentingnya bernalar

Islam adalah agama yang menekankan pentingnya bernalar dan menghormati perbedaan pendapat. Dalam pesan Ramadan ini, kita diajak memahami bahwa perbedaan yang disikapi dengan bijak adalah rahmat yang memperkaya ilmu dan peradaban umat Islam.

X

Elshinta.com - Islam adalah agama yang menekankan pentingnya berpikir dan bernalar. Umat Islam dianjurkan untuk menggunakan akalnya dalam memahami ajaran agama, bukan sekadar mengikuti tanpa pemahaman. Bahkan, dalam ilmu akidah disebutkan bahwa iman seseorang tidak akan diterima oleh Allah jika hanya didasarkan pada taklid atau ikut-ikutan tanpa pemahaman.

Sebagai agama yang menjunjung tinggi akal, Islam juga menghargai perbedaan pendapat. Dalam sejarahnya, para ulama dan sarjana Muslim telah banyak mengeluarkan pendapat yang berbeda dalam berbagai hal, dan hal ini menjadi bagian dari kekayaan intelektual Islam.

Ikhtilaf: Perbedaan Pendapat sebagai Rahmat
Dalam Islam, ada istilah ikhtilaful aimmah rahmah yang berarti bahwa perbedaan pendapat di antara para ulama adalah rahmat. Namun, perlu dibedakan antara ikhtilaf dan khilaf:
- Ikhtilaf adalah perbedaan pendapat yang tidak menimbulkan perpecahan, justru memperkaya pemikiran dan ilmu pengetahuan.
- Khilaf adalah perbedaan yang menimbulkan perpecahan dan konflik dalam umat.

Sebagai umat Islam, kita diajarkan untuk menyikapi perbedaan dengan bijak, menjadikannya sebagai sarana untuk memperkaya wawasan, bukan untuk menimbulkan permusuhan.

Perbedaan adalah Sunnatullah
Allah menciptakan manusia dengan keberagaman agar mereka dapat saling mengenal dan belajar satu sama lain. Islam mengajarkan bahwa perbedaan adalah sesuatu yang alami dan tidak perlu menjadi sumber pertikaian. Sebaliknya, perbedaan yang dikelola dengan baik dapat membawa kemajuan dan kedamaian.

Di bulan Ramadan yang penuh berkah ini, marilah kita memperkuat semangat berpikir kritis dan menghargai perbedaan. Jangan sampai perbedaan pendapat membuat kita terpecah, tetapi justru menjadikannya sebagai rahmat yang memperkaya ilmu dan kehidupan kita.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire