Pencurian hewan ternak sapi dan buah-buahan marak terjadi di Distrik Sentani Barat
Kapolsek Sentani Barat Iptu Musa Ayakeding menyatakan pencurian hewan ternak dan buah-buahan sering terjadi di wilayah Distrik Sentani Barat, Kabupaten Jayapura yang menyebabkan masyarakat setempat resah.\r\n\r\n

Elshinta.com - Kapolsek Sentani Barat Iptu Musa Ayakeding menyatakan pencurian hewan ternak dan buah-buahan sering terjadi di wilayah Distrik Sentani Barat, Kabupaten Jayapura yang menyebabkan masyarakat setempat resah.
Ia mengimbau dan mengajak warga khususnya di wilayah hukum Polsek Sentani Barat untuk saling menjaga keamanan di lingkungan kampung masing-masing.
“Kalau kasus yang sering terjadi di Distrik Sentani Barat adalah kasus pencurian hewan ternak sapi, pencurian buah, karena di daerah ini banyak buah-buahan,” kata Iptu Musa Ayakeding seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Aman Hasibuan, Selasa (11/3)..
Untuk mengatasi maraknya pencurian hewan ternak sapi ini, warga telah sepakat membuat peraturan kampung (Perkam) dimana kalau ada hewan ternak sapi yang dicuri. Selain itu, Perkam ini juga mengatur apabila ternak sapinya masuk ke kebun orang lain langsung dikenakan denda.
“Jadi banyak warga pemilik sapi disini sekarang mengikat sapinya. Kalau masih berkeliaran itu kadang dicuri sama warga lain, dan penyelesaikannya dilakukan dengan peraturan kampung,” ucapnya.
Namun, jelas Iptu Ayakeding, apabila hewan ternak sapi tersebut dicuri dalam kandang maka akan dikenakan hukuman. Ia mengaku, laporan kasus di Polsek Sentani Barat paling banyak kasus pencurian ternak dan buah-buahan, kemudian kasus orang mabuk.
Sehubungan itu, Ayakeding mengajak warga bersama-sama untuk bisa menjaga hewan peliharaan baik sapi atau lainnya, untuk tidak berkeliaran tengah malam serta warga lebih waspada dan perduli dengan lingkungan sekitar apabila bertemu orang yang mencurigakan dan melaporkanya ke polisi.
Sambungnya, Polsek Sentani Barat akan lebih mengintensifkan patroli di wilayah hukum polsek tersebut terutama daerah dan jam rawan yang kemungkinan terjadi pindana seperti pencurian ternak dan buah-buahan.