Seorang lansia di Bancak ditemukan meninggal dalam sumur
Seorang lansia berusia 60 Tahun ditemukan meninggal dunia dalam sumur sedalam kurang lebih 8 meter di Dusun Banaran, Kecamatan Bancak, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Jumat (14/3/2025). Korban MR ditemukan oleh pemilik sumur Sundari (38).

Elshinta.com - Seorang lansia berusia 60 Tahun ditemukan meninggal dunia dalam sumur sedalam kurang lebih 8 meter di Dusun Banaran, Kecamatan Bancak, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Jumat (14/3/2025). Korban MR ditemukan oleh pemilik sumur Sundari (38).
"Benar bahwa kejadian diketahui sekitar pukul 07.00 WIB. Polsek Bringin bersama BPBD dan Damkar melakukan upaya evakuasi," ungkap Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy.
Kapolsek Bringin AKP Sudaryono menjelaskan, korban MR sejak hari Rabu 12 Maret 2025, sudah meninggalkan rumah.
"Rabu sore dilakukan pencarian namun korban tidak diketemukan. Kemudian pada Kamis juga dilakukan pencarian dan baru Jumat pagi korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia," jelasnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Pranoto, Jumat (14/3).
Sementara itu Sundari Pemilik sumur mengatakan bahwa pada Jumat pagi mencium bau air dari sumur miliknya baunya tidak sedap. Selanjutnya meminta tolong tetangga untuk menguras sumur.
"Sekitar pukul 06.30 WIB saya merasakan bau air sumur tidak enak, lalu minta tolong tetanga untuk dikuras. Saat melihat kondisi dalam sumur menggunakan senter, ternyata ada jenazah di dalam sumur. Lalu saya hubungi pak Kadus dan pak Bhabinkamtibmas," katanya.
Sesuai permintaan pihak keluarga dengan menuliskan surat pernyataan, keluarga menolak dilakukan otopsi. Selanjutnya korban langsung dikebumikan oleh keluarga. Adapun motif, informasi yang didapat bahwa faktor ekonomi menjadi penyebab korban masuk ke dalam sumur.