Longsor akibat curah hujan tinggi tutup jalan desa di Bojong, Tegal
Senin (17/3/2025) sore akibat curah hujan yang tinggi mengakibatkan longsornya talud rumah setinggi sekitar 8 meter di Dukuh Sinusa, Desa Rembul, RT 07 RW 03, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal.

Elshinta.com - Senin (17/3/2025) sore akibat curah hujan yang tinggi mengakibatkan longsornya talud rumah setinggi sekitar 8 meter di Dukuh Sinusa, Desa Rembul, RT 07 RW 03, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal. Kejadian ini menyebabkan akses jalan desa tertutup hingga mengganggu mobilitas warga setempat.
Menanggapi situasi darurat ini, Satuan Tugas Penanggulangan Bencana (Satgas PB) segera menerjunkan piket Topiku Rokhman, M.OKI, Kurdianto, Akrimatul Aza, serta Wiwit R.A selaku piket Satgas Penanggulangan Bencana di bntu dengan para relawan melakukan assessment di lokasi kejadian. Bersama dengan relawan Penanggulangan Bencana dan warga setempat, mereka berupaya melakukan pembersihan untuk membuka kembali akses jalan yang terhalang longsoran tanah.
Kepala Satgas PB Kabupaten Tegal M. Afifudin mengatakan, saat ini pihaknya bergerak cepat menuju lokasi guna melakukan assesment dan mendata apakah ada yang terdampak selain longsoran talud tersebut. "Kita akan pasang terpal pada bekas longsoran guna meminamilisir terjadinya kembali longsor," kata Afifudin seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hari Nurdiansyah, Selasa (18/3).
Lebih lanjut Kalaksa, M. Afifudin mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu. Diharapkan, dengan kerja sama antara Satgas, relawan, dan warga, akses jalan dapat segera dibuka dan aktivitas masyarakat dapat kembali normal.
"Kami juga mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan dan infrastruktur agar tetap aman, terutama di musim hujan seperti saat ini," tandas Afifudin.