Top
Begin typing your search above and press return to search.

Bupati dan Wabup cek kesiapan Dishub Sleman sambut Lebaran 2025

Bupati Harda Kiswaya bersama Wakil Bupati Danang Maharsa mendatangi Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Sleman, Senin (17/3). 

Bupati dan Wabup cek kesiapan Dishub Sleman sambut Lebaran 2025
X
Sumber foto: Izan Raharjo/elshinta.com.

Elshinta.com - Bupati Harda Kiswaya bersama Wakil Bupati Danang Maharsa mendatangi Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Sleman, Senin (17/3).

Kedatangan Bupati dan Wakil Bupati Sleman di kantor dishub ini, dalam rangka silaturahmi dan koordinasi terkait program dishub serta, kesiapan menyambut Hari Raya Idul Fitri 2025.

"Saya bersama Wabup bersilaturahmi ke dishub untuk berkoordinasi, dan teman-teman dishub juga menyampaikan program-program dan kesiapan menyambut Lebaran 2025," jelas Bupati Sleman Harda Kiswaya.

Kunjungan Bupati dan Wakil Bupati Sleman di dishub dimulai dengan penyampaian arahan Bupati kepada jajaran dishub.

Dalam arahannya, Bupati Sleman Harda Kiswaya mengintruksikan agar jajaran dishub untuk mempersiapkan secara maksimal pelayanan bagi masyarakat khususnya dalam menyambut lebaran 2025. Pelayanan yang dimaksud salah satunya pemberian informasi terkait jalan, rekayasa lalu lintas, uji KIR, dan informasi penting lainnya.

Selain memberikan arahan, Bupati dan Wakil Bupati Sleman juga meninjau secara langsung layanan uji KIR di Kantor Dishub Sleman.

Menurut Harda, uji KIR ini menjadi salah satu pelayanan yang perlu diperhatikan terlebih uji KIR ini untuk memastikan kelayakan kendaraan termasuk mobil penumpang umum dan berkaitan dengan keselamatan penumpangnya.

"Pelayanan uji KIR ini memang betul - betul harus sesuai, kalo kendaraan tidak layak, ya jangan sampai di keluarkan (layak)," tegasnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Izan Raharjo, Selasa (18/3).

Harda mencontohkan, terdapat banyak kasus kecelakaan diakibatkan rem blong atau kondisi kendaraan yang tidak layak.

"Saya tidak mau ketika hasil uji KIR dinyatakan layak, tapi kenyataan di jalan ada kendala teknis misal, rem blong atau apapun. Kita harus punya tanggung jawab secara moral dan kerja secara profesional," pungkasnya.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire