Dua mobile base transceiver stations Indosat antisipasi keluhan pemudik di Pelabuhan Merak
Kendala jaringan internet yang kerap dialami pemudik khususnya di Pelabuhan Merak saat akan melakukan transaksi pembelian tiket secara online direspon oleh pihak Indosat Ooredoo dengan menyiapkan dua titik Mobile Base Transceiver Stations (MBTS).

Elshinta.com - Kendala jaringan internet yang kerap dialami pemudik khususnya di Pelabuhan Merak saat akan melakukan transaksi pembelian tiket secara online direspon oleh pihak Indosat Ooredoo dengan menyiapkan dua titik Mobile Base Transceiver Stations (MBTS).
Menghadapi arus mudik lebaran 2025 Indosat Ooredoo telah menyiapkan 11 Mobile Base Transceiver Stations (MBTS) di titik-titik strategis, antara lain di Pasar Cisarua Puncak, Pantai Sambolo Anyer, Pantai Florida Anyer, serta dua titik di Pelabuhan Merak untuk mendukung kelancaran komunikasi pemudik yang menggunakan jalur darat dan laut. Selasa (18/03).
Untuk mengantisipasi lonjakan pengguna internet di salah satu titik seperti di Pelabuhan Merak. pad momen mudik lebaran 2025 ini Indosat telah meningkatkan kapasitas jaringan melalui optimalisasi BTS (Base Transceiver Station), MBTS (Mobile Base Transceiver Station), serta pemantauan trafik secara real time. Optimalisasi ini mencakup 632 titik keramaian (Point of Interest/POI), 68 rute strategis, 29 jalur tol, 30 jalur non-tol, dan 9 jalur kereta api. Beberapa kota diprediksi akan mengalami lonjakan trafik data di masing-masing wilayah.
Optimalisasi kapasitas jaringan juga dilakukan di berbagai area dengan peningkatan BTS dan monitoring trafik secara real-time, guna memastikan pengalaman komunikasi pelanggan tetap lancar selama periode puncak Lebaran.
Indosat juga telah melakukan ekspedisi jaringan andal guna memantau performa jaringan, sekaligus meningkatkan kapasitas serta cakupan layanan di berbagai titik keramaian. Dua rute utama, yakni Jakarta–Lampung– Palembang dan Jakarta–Jogja–Malang.
Vikram Sinha, President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison mengatakan, pihaknya memahami pentingnya konektivitas selama bulan Ramadan dan Idulfitri. Oleh karena itu, pihaknya memastikan pelanggan dapat menikmati layanan yang stabil, baik untuk berkomunikasi selama perjalanan ataupun melakukan transaksi secara online.
Vikram juga menegaskan untuk mendukung komunikasi pelanggan, dilakukan peningkatan jaringan dengan menambah kapasitas di 9.600 BTS dan 800 jaringan transport. Selain itu, cakupan diperluas melalui penambahan 1.500 BTS baru dan 53 Mobile BTS. Stabilitas operasional juga disiapkan dengan 1.100 Mobile Genset dan 3.000 teknisi siaga di seluruh Indonesia.
"Kebutuhan akan koneksi stabil untuk panggilan, pesan, dan akses internet pun ikut meningkat. Indosat memproyeksikan lonjakan trafik data nasional tertinggi harian selama Ramadan mencapai 14,6% dibandingkan rata-rata trafik harian, dengan puncaknya terjadi menjelang Idulfitri," ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Mamo Erfanto, Selasa (18/3).