Polres Bantul siapkan empat pos pengamanan untuk kelancaran arus mudik 2025
Polres Bantul siapkan empat pos pengamanan untuk kelancaran arus mudik 2025 dalam Operasi Ketupat. Dengan rekayasa lalu lintas situasional, layanan cek kesehatan gratis, serta pemantauan 24 jam, pemudik dapat menikmati perjalanan yang aman dan nyaman menuju Bantul.
Elshinta.com - Menjelang arus mudik Lebaran 2025, Polres Bantul telah menyiapkan berbagai langkah strategis guna memastikan kelancaran dan keamanan pemudik yang melintas di wilayah Bantul. Dalam wawancara bersama Kapolres Bantul, AKBP Novita Eksasari, diungkapkan bahwa pihaknya telah menggelar Operasi Ketupat 2025 yang akan berlangsung mulai 23 Maret hingga 8 April 2025.
Sebagai bagian dari operasi tersebut, Polres Bantul mendirikan empat pos pengamanan yang terdiri dari tiga pos pengamanan (pospam) dan satu pos terpadu. Keempat pos tersebut berlokasi di titik-titik strategis, yaitu:
- Pos Terpadu: Perempatan Druwo
- Pos Pengamanan 1: Sedayu
- Pos Pengamanan 2: Piyungan
- Pos Pengamanan 3: Parangtritis
Kapolres Bantul menegaskan bahwa pos-pos ini didirikan di lokasi-lokasi krusial yang kerap mengalami kepadatan arus lalu lintas saat musim mudik. Keberadaan pospam bertujuan untuk menjaga ketertiban dan keamanan lalu lintas serta memberikan rasa aman bagi para pemudik.
Mengingat potensi lonjakan kendaraan yang melintas di Bantul, Polres Bantul telah menyiapkan sejumlah strategi, seperti:
- Pemantauan 24 jam di setiap pos pengamanan.
- Penarikan arus kendaraan pada jalur yang mengalami antrean panjang.
- Rekayasa lalu lintas situasional, seperti contra flow atau penggunaan jalur alternatif jika diperlukan.
Namun, sistem ganjil-genap tidak diterapkan di Bantul karena kondisi lalu lintas yang berbeda dengan Jakarta.
Selain menjadi jalur mudik, Bantul juga merupakan destinasi wisata favorit, terutama karena keberadaan Pantai Parangtritis, Pantai Parangkusumo, dan Pantai Samas. Tahun sebelumnya, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Bantul mencapai 70.000 orang, dan tahun ini diprediksi bisa lebih meningkat.
Tak hanya wisata alam, Bantul juga memiliki banyak pusat kuliner yang selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan dari berbagai daerah.
Pos Terpadu di Perempatan Druwo dilengkapi dengan berbagai fasilitas untuk membantu pemudik, antara lain:
- CCTV untuk memantau kondisi lalu lintas.
- Toilet umum.
- Tambal ban darurat.
- Layanan cek kesehatan gratis yang disediakan oleh tim Urkes Polres Bantul.
Pemudik yang merasa lelah juga dipersilakan untuk beristirahat di Pos Terpadu guna memastikan perjalanan mereka tetap aman dan nyaman.
Meskipun Bantul tidak termasuk daerah dengan ancaman bencana besar, Polres Bantul tetap melakukan langkah antisipasi terhadap potensi banjir di Jalan Parangtritis serta pohon tumbang akibat curah hujan tinggi. Pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memangkas pohon-pohon yang berisiko tumbang.
Selain itu, bagi wisatawan yang berkunjung ke pantai, Polres Bantul menghimbau agar memperhatikan papan peringatan larangan berenang di beberapa titik yang dianggap berbahaya.
Kapolres Bantul, AKBP Novita Eksasari, turut memberikan pesan kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik, yaitu:
1. Siapkan kondisi fisik sebelum perjalanan.
2. Periksa kondisi kendaraan, termasuk ban, rem, dan bahan bakar.
3. Gunakan perlengkapan keselamatan, seperti helm SNI bagi pengendara motor.
4. Patuhi peraturan lalu lintas untuk menghindari kecelakaan.
Dengan berbagai persiapan ini, diharapkan arus mudik di Bantul dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.