Top
Begin typing your search above and press return to search.

Kudus punya pabrik pembuat alsintan, Bupati: Siap modernisasi pertanian

Rencana Bupati Kudus Jawa Tengah Sam'ani Intakoris dalam modernisasi pertanian terus diupayakan.

Kudus punya pabrik pembuat alsintan, Bupati: Siap modernisasi pertanian
X
Sumber foto: Sutini/elshinta.com.

Elshinta.com - Rencana Bupati Kudus Jawa Tengah Sam'ani Intakoris dalam modernisasi pertanian terus diupayakan. Salah satunya dengan cara menggandeng UMKM Alat Mesin Pertanian (Alsintan) merek 'ISHOKU' yang telah menembus pasar nasional. Usaha pembuat Alsintan yang berada di Desa Tanjungkarang Kecamatan Jati Kabupaten Kudus memproduksi berbagai alat pertanian yang dijual keberbagai daerah di Indonesia.

"Sudah ada UMKM Alsintan yang telah menembus pasar nasional. Kami akan bekerjasama agar pertanian di Kabupaten Kudus makin modern," terangnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Selasa (25/3).

Ia menjelaskan sedang berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus dan gabungan kelompok tani (gapoktan) mengidentifikasi alat mesin pertanian yang dibutuhkan petani Kabupaten Kudus. Sehingga nantinya bantuan alsintan benar-benar tepat sasaran.

Pihaknya optimis Kabupaten Kudus dapat mencapai target swasembada pangan surplus. Bantuan terkait alsintan juga sesuai dengan Asta Cita Presiden Prabowo tentang ketahanan pangan.

"Semoga nantinya bantuan dapat mendukung ketahanan pangan dam mencapai target swasembada pangan surplus," katanya.

Direktur Utama CV Mandiri Garlica yang juga merupakan pemegang lisensi berbagai Alsintan merek 'ISHOKU' Yusuf Setiawan menyampaikan produknya telah sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan SNI. Sejak berdiri pada 2012 silam, sudah ada 250 jenis alat pertanian yang diproduksi.

"Produk kami telah tersedia di e-katalog dan sudah SNI dan sertifikasi TKDN. Ada berbagai alat seperti mesin pertanian, pengolahan lahan, dan pengolahan hasil pertania. Dari hulu sampai hilir tersedia," jelasnya.

Salah satu yang unik adalah traktor perahu yang dapat mempercepat hasil pembajakan tanah dengan kondisi tanah yang basah sekali atau rawa. Ia menjelaskan produk tersebut dipasarkan di Sumatra maupun Kalimantan. (Tini)

"Traktor perahu sebenarnya produk lokal Sumatra. Kalau di sana disebut traktor kura-kura ngambang. Produknya inovasi dari petani yang sulit mengolah tanahnya yang teksturnya basah," terangnya.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire