SPKLU Ultra Fast Charging pertama resmi beroperasi di TIP Ruas Tol MKTT
PT Jasamarga Kualanamu Tol (JKT) pengelola Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT) menghadirkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Ultra Fast Charging pertama.

Elshinta.com - PT Jasamarga Kualanamu Tol (JKT) pengelola Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT) menghadirkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Ultra Fast Charging pertama di Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) km 65 A (arah Tebing Tinggi) dan km 65 B (arah Medan). Penyediaan SPKLU di kedua TIP Ruas Tol MKTT merupakan kerjasama PT JKT dengan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).
Direktur Utama PT JKT, Thomas Dwiatmanto, menjelaskan jika potensi kebutuhan akan infrastruktur pengisian kendaraan listrik semakin penting, terutama pada musim arus mudik balik yang melibatkan perjalanan panjang sehingga kehadiran SPKLU Ultra Fast Charging di TIP km 65 A (arah Tebing Tinggi) dan km 65 B (arah Medan) adalah upaya untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi pengguna kendaraan listrik.
“Dengan adanya fasilitas baru ini, diharapkan pengguna kendaraan listrik dapat melakukan perjalanan mudik dan balik dengan lebih mudah, aman, dan tanpa kekhawatiran soal pengisian daya kendaraan,” ungkap Thomas.
Sebagai informasi, SPKLU Ultra Fast Charging yang tersedia di kedua TIP ini menggunakan teknologi DC 200 kWh, yang memiliki dua channel pengisian dengan kapasitas masing-masing 100 kW. Teknologi ini memungkinkan kendaraan listrik untuk mengisi daya dengan cepat, sehingga perjalanan dapat terus dilanjutkan tanpa harus menunggu lama. Sebagai ilustrasi, kendaraan listrik dengan kapasitas baterai 50 kW dapat terisi penuh dalam waktu sekitar 30 menit. Fasilitas SPKLU ini juga kompatibel dengan berbagai merek kendaraan listrik yang menggunakan konektor CCS2. Bagi pengguna dengan konektor lain, juga disediakan adaptor sehingga lebih banyak kendaraan listrik dapat menikmati fasilitas SPKLU ini.
Kehadiran SPKLU Ultra Fast Charging di dua TIP ini juga merupakan bagian dari upaya PT JKT untuk mendukung upaya pemerintah dalam mengurangi emisi karbon melalui penggunaan kendaraan listrik. PT JKT percaya bahwa dengan adanya fasilitas pengisian cepat di sepanjang jalan tol, akan memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk menggunakan kendaraan listrik di jalan tol, yang pada gilirannya akan menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan ramah.
”Kehadiran SPKLU ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk berkontribusi pada pengembangan ekosistem transportasi yang lebih ramah lingkungan, sekaligus mendukung kenyamanan pemudik selama arus mudik balik Lebaran 2025,” imbuh Thomas seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Misriadi, Senin(31/03).