Wakil Ketua DPR RI tinjau lokasi pascabanjir di Pondok Gede Permai, janji selesaikan persoalan
Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa, meninjau lokasi pasca terdampak banjir di Komplek Pondok Gede Permai (PGP), Jatiasih, Kota Bekasi.

Elshinta.com - Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa, meninjau lokasi pasca terdampak banjir di Komplek Pondok Gede Permai (PGP), Jatiasih, Kota Bekasi.
Kunjungan kerja tersebut dilakukan untuk melihat kondisi warga pasca banjir yang mencapai ketinggian 5-6 meter.
Saan Mustopa juga berdialog langsung dengan warga dan meninjau Kali Bekasi yang kerap meluap.
"Ini bentuk rasa empati kami dari DPR dan juga ada kawan dari Bukit Asam untuk memberikan bantuan, berupa paket sembako. Selain itu juga melihat kondisi tanggul," kata Saan Mustopa, Jumat (18/4/2025).
Selain menyalurkan bantuan sosial, kunjungan ini juga bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat dan menelusuri akar permasalahan banjir.
Saan juga mencatat adanya masalah backwater di Kali Bekasi sebagai penyebab utama.
"Akar masalahnya itu kalau kalinya meluap itu ada backwater, jadi memang harus dibuat pengendali air," jelasnya.
Ia berjanji akan mendiskusikan solusi, seperti normalisasi sungai atau pembangunan pengendali banjir, dengan pemerintah pusat.
"Kita lihat perkembangan hasil tinjauan ini untuk menentukan progres selanjutnya," tambah Saan Mustopa terkait target penyelesaian masalah banjir di PGP.
Kunjungan ini menunjukkan kepedulian DPR RI terhadap penanganan bencana dan pemulihan pasca banjir di Kota Bekasi.
Sementara itu, Lurah Jatirasa, Dedi Suhadi mengatakan banjir kiriman yang masuk ke komplek PGP sudah terjadi puluhan tahun lamanya yang perlu mendapat perhatian Pemerintah Pusat.
"Lebih dari sebulan pasca banjir, kondisi sudah berangsur baik. Masyarakat sudah beraktivitas normal, meski pemerintah masih melakukan recovery, membersihkan saluran, dan lain-lain. Jauh lebih baik dibanding sebulan lalu," ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hamzah Aryanto, Selasa (22/4).
Dedi Suhadi juga menyampaikan harapannya atas kunjungan Saan Mustopa.
"Saya memberikan masukan kepada pemerintah pusat, karena kita sudah dua kali mengalami banjir yang sangat luar biasa. Setiap lima tahun, ada kenaikan muka air. Kami berharap ada penanganan khusus di wilayah hilir, seperti waduk," jelasnya.
Dedi berharap kehadiran Saan Mustopa akan menjadi solusi bagi masyarakat Kota Bekasi dalam mengatasi banjir.
"Beliau berjanji akan mengkomunikasikan hasil kunjungannya ke pemerintah pusat. Semoga kunjungan ini menunjukkan kepedulian pemerintah terhadap warga terdampak banjir dan komitmen untuk mencari solusi jangka panjang," pungkasnya.