Pemkab Langkat serahkan bantuan untuk korban kebakaran di Bahorok
Pemerintah Kabupaten Langkat, Sumatera Utara merespons cepat terhadap warganya yang tertimpa musibah kebakaran.

Elshinta.com - Pemerintah Kabupaten Langkat, Sumatera Utara merespons cepat terhadap warganya yang tertimpa musibah kebakaran. Sebanyak Rp120 juta disalurkan kepada korban kebakaran yang terjadi di Jalan Ampera, Kelurahan Pekan Bahorok, Kecamatan Bahorok. Penyerahan bantuan dilakukan Bupati di Rumah Dinas Bupati Langkat, Stabat, Rabu (23/4).
Musibah kebakaran yang terjadi beberapa hari lalu itu menghanguskan sedikitnya enam rumah toko (ruko), menewaskan dua orang dan melukai satu orang lainnya. Korban meninggal dunia adalah Isabela Katarina Br Ketaren (38) dan Ediliana Br Meliala (64), sementara Khairul Anwar (68) mengalami luka-luka.
Dalam upaya tanggap darurat, Bupati Syah Afandin menyerahkan bantuan kepada enam pemilik ruko yang terdampak, masing-masing menerima Rp20 juta. Penyaluran bantuan ini juga turut disaksikan Ketua Baznas Langkat Thantawi Jauhari, Kadis Sosial Taufik Rieza, Kalak BPBD M. Ansyari, serta Kadis Perkim Ilhamsyah Bangun.
Adapun korban penerima bantuan masing-masing Khairul Anwar (68), Job Herman Ketaren (65), Mahdian (60), Ertati (55), Elisabeth (60) dan Ongat Surabaya (58).
Bupati Syah Afandin menyampaikan bahwa pemerintah hadir bukan hanya dalam pembangunan, tetapi juga dalam kondisi darurat dan duka masyarakat. "Pemerintah Kabupaten Langkat berkomitmen untuk terus hadir dalam setiap situasi darurat dan memberikan bantuan terbaik bagi masyarakat yang membutuhkan. Diharapkan bantuan ini dapat membantu meringankan beban keluarga korban serta memberikan semangat bagi mereka untuk bangkit kembali,” ujar Bupati seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, M Salim, Kamis (24/4).
Bantuan ini merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan dan dukungan moril serta materil kepada warga yang sedang mengalami masa sulit. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan para korban dapat segera pulih dan kembali menjalani kehidupan secara normal.