Top
Begin typing your search above and press return to search.

FHI pertahankan atlet yang berlaga di Kejuaraan Asia untuk SEA Games

Pengurus Pusat Federasi Hoki Indonesia (PP FHI) mempertahankan para atlet hoki putra dan putri Indonesia yang berlaga di ajang Kejuaraan Hoki Asia 2025 atau AHF Cup 2025 untuk dipersiapkan menghadapi SEA Games 2025.

FHI pertahankan atlet yang berlaga di Kejuaraan Asia untuk SEA Games
X
Timnas hoki outdoor putri Indonesia harus puas menduduki peringkat keempat Piala Asia Hoki 2025 (AHF Cup 2025) setelah menelan kekalahan melalui babak shoot out 2-3 dari Hong Kong, usai bermain 2-2 selama empat kuarter yang berlangsung di Lapangan Hoki Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (27/4/2025). (ANTARA/Zaro Ezza Syachniar)

Elshinta.com - Pengurus Pusat Federasi Hoki Indonesia (PP FHI) mempertahankan para atlet hoki putra dan putri Indonesia yang berlaga di ajang Kejuaraan Hoki Asia 2025 atau AHF Cup 2025 untuk dipersiapkan menghadapi SEA Games 2025.

"Skuad (putra dan putri) yang ada tetap kami pertahankan untuk kejuaraan yang menjadi tujuan yaitu SEA Games," kata Sekretaris Jenderal PP FHI Yasser Arafat Suaidy ketika dihubungi melalui sambungan telepon di Jakarta, Senin.

Ia menjelaskan, FHI harus menyiapkan enam tim untuk mengikuti tiga nomor pada ajang SEA Games 2025 yaitu hockey indoor, hockey outdoor, dan hockey five. Oleh sebab itu, kata dia, skuad yang tampil pada Kejuaraan Hoki Asia 2025 di Lapangan Hoki Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, yang berakhir pada Minggu (27/4), akan dipertahankan hingga ke SEA Games.

"Kami butuh banyak pemain untuk mendukung ini (skuad untuk SEA Games 2025). Jadi kami mulai persiapkan dengan memainkan banyak pemain muda di Kejuaraan Hoki Asia," katanya.

Pada ajang Kejuaraan Hoki Asia 2025, tim hoki putra Indonesia menuntaskan kompetisi dengan meraih hanya satu kemenangan yaitu saat melawan Singapura (5-3) untuk merebut peringkat kesembilan. Sedangkan, tim hoki putri Indonesia menembus babak semifinal dengan berakhir di peringkat keempat setelah kalah dari Hong Kong (2-3) dalam laga perebutan peringkat ketiga.

Yasser mengatakan, tim hoki putra dan putri Indonesia memang belum bisa maksimal dalam kejuaraan tersebut karena hanya dipersiapkan dalam waktu satu bulan. Sebagian atlet yang diikutsertakan, kata dia, merupakan atlet muda yang diseleksi dari ajang Pekan Olahraga Nasional (PON), sehingga mereka baru merasakan persaingan dalam kompetisi internasional.

"Jadi kejuaraan ini momentum yang pas sebagai target antara menuju gol kami yaitu di ajang SEA Games mendatang," katanya.

Yasser menambahkan, berbagai kekurangan dalam ajang tersebut akan dievaluasi agar diperbaiki selama masa pemusatan latihan sehingga tim mampu secara maksimal pada SEA Games mendatang.

Sumber : Elshinta.Com

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire